1.171 Calhaj Tangsel Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Vaksinasi

oleh -
Calhaj Tangsel menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan. Foto: Nad

Palapanews.com- Sebanyak 1.171 calon jamaah haji (calhaj) asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti legalisasi vaksinasi meningitis di Rumah Sakit Medika BSD, Serpong, Kota Tangsel. Kegiatan ini berlangsung dari 23 sampai 25 April 2019.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr Abdillah Assegaf mengatakan kegiatan ini sebagai tahap terakhir dari pemeriksaan lanjutan kepada calhaj di tiap puskesmas yang ada di Kota Tangsel lalu.

Dirinya mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan legalisasi vaksinasi jamaah haji tahun ini dilakukan di RS Medika BSD karena adanya pembangunan gedung ketiga Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel, sehingga dipindahkan ke RS swasta yang bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Digelar selama tiga hari, pihaknya pun mengundang Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melegalisasi vaksinasi meningitis bagi 1.171 calhaj yang hadir agar agar bisa melaksanakan rukun Islam kelima ini.

Calhaj Tangsel menjalani vaksinasi. Foto: Nad

“Jadi akan ada sertifikasi yang dilegalisasi dengan cap dari KKP untuk keberangkatan calhaj,” ujarnya kepada palapanews.com.

Sementara banyaknya calhaj ini telah dibagi menjadi tiga gelombang, dengan masing-masing sebanyak 400 calhaj per wilayah di kecamatan agar tidak terjadi penumpukan.

“Sedangkan untuk yang mengalami penyakit kencing manis serta positif tes kehamilan akan dilakukan pengecekan fisik dan kelengkapan berkas. Jika ditemukan gangguan akan dirujuk untuk screening, jika tidak ditemukan akan dilakukan vaksin dan legalisasi dari KKP,” ungkapnya.

Diketahui pemeriksaan kesehatan mencakup tensi darah, pemeriksaan lab gula darah, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan rontgen, pemeriksaan EKG, pemeriksaan fisik, vaksinasi influenza, vaksinasi pneumonia, vaksinasi meningitis hingga legalisasi vaksinasi.

Pemeriksaan tambahan seperti jantung, influenza serta meningitis atau penyakit berat lainnya, akan dirujuk lebih lanjut dengan biaya yang ditanggung sendiri.

“Kami tentunya berharap, agar mereka bisa menunaikan ibadah haji dan dengan pulang selamat,” harapnya. (adv)

Komentar Anda

comments