Palapanews.com- Karya membatik dari goresan tangan siswa Sekolah Dasar (SD) menjadi pusat perhatian para pengunjung dalam acara Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tingkat Kota Tangerang yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dalam memperingati Hari Pendidikan, Kamis, 2 Mei 2024.
Hal ini terlihat ketika siswa yang duduk dibangku kelas 5 ini secara perlahan memainkan canting berisikan malam (lilin) panas ke kain berwarna putih yang telah terdesain (gambar), bahkan Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin yang hadir dalam acara juga menyambangi karya membatik dari siswa Sekolah Dasar.
Ratifa, pelajar dari Sekolah Dasar Islam Al-Fattaah mengatakan, jika dirinya terus mengasah keterampilan yang dimilikinya di sekolah maupun di rumah. Sebab, dengan kepandaian menggambarnya, dirinya dengan mudah untuk mempelajari cara membatik.
“Saya memang suka menggambar. Dan, membatik ini tinggal ditingkatkan lagi di sekolah dan di rumah,” ucap siswa yang duduk di kelas lima, Kamis, 2 Mei 2024.
Untuk kali ini, kata Ratifa, dirinya membatik Masjid Pintu Seribu yang berada di Kecamatan Periuk dengan membawa peralatan yang dimilikinya seperti canting, wajan (kompor), tapkal, kain, malam atau lilin.
“Saat membatik harus fokus, sehingga goresannya tidak melebar dari garis yang sudah ada,” imbuhnya.
Rinni, salah satu guru pendamping menambahkan, siswa yang ikutserta dalam pagelaran karya siswa ini memang sudah memiliki bakat menggambar. Namun, harus tetap latihan agar karya-karyanya tetap bagus.
“Dia (Ratifa) memang sering berlatih, baik di sekolah maupun di rumah. Dan, dirinya juga mengikuti beberapa kali pagelaran karya, salah satunya ini memperingati Hari Pendidikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mendukung keterampilan yang dimiliki oleh para siswa, salah satunya keterampilan membantik ini. “Mereka (siswa) yang memiliki keterampilan akan terus disupport agar karya-karya para pelajar ini bisa tampil dalam berbagai kegiatan,” pungkas Jamaluddin seraya menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga bakal melakukan studi-studi agar keterampilan yang dimiliki oleh pelajar bisa dijadikan sebagai ektra kulikuler.
“Dengan adanya ekstra kulikuler nanti keterampilan yang dimiliki siswa akan lebih terarah dan bisa disalurkan,” jelasnya.(ydh)
