Tiga Kekuatan Basis Massa di Kalangan ASN yang bakal Ikut di Pilkada Kota Tangerang

Palapanews.com- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang mulai dipanaskan dengan kehadiran pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang. Hal ini dapat dilihat adanya tiga ASN yang mengambil formulir pendaftaran atau penjaringan bakal calon Wali Kota Tangerang periode 2024-2029.

Tiga ASN yang meramaikan pengambilan formulir di partai politik (parpol) yakni Jamaluddin (Kepala Dinas Pendidikan), Kaonang (Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga), dan Maryono Hasan (Kepala BPBD).

Jamaluddin mengambil formulir di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Lalu, Kaonang mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Tangerang di PDI Perjuangan, sedangkan Maryono Hasan mengambil formulir penjaringan di PDI Perjuangan.

Ketiga ASN dengan kedudukan jabatan di eselon dua ini tentunya memiliki jaringan dan kekuatan massa tersendiri, dan mampu mempengaruhi pemikiran masyarakat dengan gaya komunikasi yang dimiliki. Dengan gaya komunikasi yang dimiliki tentunya menjadi modal dasar bagi mereka yang akan tampil dalam pesta demokrasi serentak yang dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

Ya, para pelayan masyarakat dengan bidangnya masing-masing ini memiliki jaringan hingga keseluruh wilayah Kota Tangerang. Seperti Jamaluddin yang tidak menutup kemungkinan jika maju sebagai bakal calon kepala daerah ini akan mengerahkan kekuatan dikalangan pendidik. Sebab, dirinya (Jamaluddin) menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang merangkap Ketua PGRI Kota Tangerang.

Kaonang memiliki jaringan pada sektor olahraga dan sektor kepemudaan yang tersebar di Kota Tangerang, ini pun bakal dipresiksi jika pria yang pernah menjabat sebagai Camat Pinang ini secara ikhlas untuk maju di Pilkada Kota Tangerang.

Sementara itu, Maryono Hasan juga memiliki basis massa yang terbilang cukup kuat karena dirinya pernah menjabat sebagai pimpinan wilayah (Camat) di enam lokasi berbeda, sehingga kehadirannya juga diprediksi mampu menyentuh hingga dikalangan bawah. Ditambah, saat ini dirinya menjabat sebagai Kepala BPBD Kota Tangerang yang terhubung dari timur dan barat dari kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang pada 28 Februari 1993.

Untuk dapat lebih mengenal kemasyarakat, ketiga ASN ini pun tengah memasang alat peraga seperti baliho, spanduk, hingga flyer yang tersebar ramai diberbagai aplikasi media komunikasi, tapi ketiganya pun belum memiliki keberanian untuk menyatakan sebagai bakal calon wali kota atau bakal calon wakil wali kota Tangerang. Mereka hanya memasang tampilan sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dengan tekad yang kuat para ASN ini siap mendampingi atau didampingi oleh figur lainnya dengan elektabilitas dan popularitas yang mumpuni serta memiliki visi misi kuat untuk memajukan Kota Tangerang ke arah lebih baik, mulai dari mengatasi masalah persampahan yang menjadi isu paling sensitif, masalah pengentasan kemiskinan, masalah pengangguran. Dan, memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, dan pelayanan air bersih.

Disamping itu, para ASN ini harus memiliki kendaraan politik untuk mengantarkan dirinya tampil di Pilkada yang dilakukan secara serentak ini, ditambah dengan kekuatan keuangan yang dimiliki.

Suhandi Tagor,
Catatan Sang Jurnalis