Sistem Politik Indonesia: Kritik dan Solusi Sistem Politik Efektif

banner 500x1200

Palapanews.com – Dilema utama dalam sistem presidensial yang berkombinasi dengan sistem multipartai adalah memilih antara efektivitas pemerintahan vis a vis keterwakilan. Mengutamakan efektivitas akan menguragi keterwakilan, sementara mempertahankan keterwakilan akan mengurangi efektivitas.

Penataan sistem politik Indonesia beberapa tahun belakangan selalu diarahkan pada upaya untuk memantapkan efektivitas pemerintahan, tetapi selalu juga menemui kebuntuan. Buku yang ditulis oleh Ubedilah Badrun ini kembali menegaskan pentingnya pemerintahan yang efektif sebagai salah satu cara untuk menjamin kelestarian demokrasi.

Berbeda dengan kebanyakan pandangan institusionalis, Ubedilah Badrun menekankan syarat-syarat normatif dengan basis pengalaman empirik spesifik Indonesia sebagai dasar untuk membentuk suatu pemerintahan demokratis yang efektif.

– Dr. Robertus Robet M.A., Sosiolog Pemikiran Politik & Kebudayaan, Ketua Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Perjalanan sejarah bangsa kita menunjukkan fakta bahwa sistem politik kita selalu berubah melalui proses eksperimentasi yang belum selesai. Belum ada satu sistem pun yang dianggap sebagai sistem yang sejalan dengan ideologi negara, Pancasila. Setiap sistem selalu dikritik dan diganti untuk kemudian dikritik lagi.

Buku karya Ubedilah Badrun ini merupakan evaluasi, kritik, dan tawaran solusi untuk sistem politik yang berlaku saat ini agar ke depannya menjadi lebih baik. Kelebihan buku ini terletak pada kapasitas penulisnya yang menguasai perspektif politik dan konstitusi sebagai dasar penataan politik.

– Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, Guru besar Hukum Tata Negara dan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia periode 2008 – 2013 (gpu/red)

Komentar Anda

comments