71 Tahun Dedikasi untuk Bangsa, IDI Rayakan Perjalanan Panjang yang Bersejarah

oleh -
banner 300250

Palapanews.com – Perayaan 71 tahun kembali menjadi momentum penghargaan jasa para dokter sebagai garda depan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19, karena itu tahun ini mengusung tema Semangat Indonesia Pasca Covid-19, Menuju Kemandirian Bangsa di Bidang Kesehatan.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merayakan HUT ke-71 dengan semangat bersama-sama keluar dari krisis pandemi Covid-19. Hari jadi IDI diperingati setiap tanggal 24 Oktober memang bertepatan dengan Hari Dokter Nasional.

Perayaan tahun ini kembali didedikasikan kepada semua dokter yang telah melayani dengan segenap hati, merisikokan nyawa, dengan tetap memberikan pelayanan kesehatan terbaik di semua lini fasilitas kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Acara selebrasi berlangsung pada Jum’at 29 Oktober 2021, terlaksana dengan baik atas kerjasama IDI dengan Alodokter – Alomedika sebagai digital health care platform resmi, yang menayangkan prosesi seremoni kepada para dokter di Indonesia.

Tema Semangat Indonesia Pasca Covid-19, menuju kemandirian Bangsa di Bidang Kesehatan dikedepankan melihat kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang sudah berangsur pulih dan terkendali, namun masih diwaspadai.

IDI berharap bisa segera kembali fokus pada isu-isu kesehatan masyarakat lainnya di Indonesia, terus beradaptasi dan berinovasi dalam menciptakan program-program guna meningkatkan kualitas dan kuantitas dokter agar terwujud peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

“IDI mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada semua pihak yang menyampaikan ucapan selamat pada IDI pada hari ulang tahun ke-71 ini. Selamat ulang tahun kepada seluruh sejawat dokter di Indonesia, mudah-mudahan IDI semakin jaya dan berkontribusi pada pelayanan kesehatan dalam mengisi pembangunan kesehatan di tanah air,” ungkap dr. Daeng M. Faqih, SH, MH, Ketua Umum Pengurus Besar (PB IDI).

Dia menyebutkan ada dua hal yang perlu dilakukan, pertama adalah refleksi diri dengan mengingat jati diri profesi dan komitmen sebagai dokter, sehingga bisa tetap menjadi yang terbaik dalam kiprah sebagai dokter. Kedua, dokter secara universal adalah pengabdi kepada kemanusiaan, maka mari mendedikasikan diri pada kemanusiaan.

Pandemi Covid-19, lanjut dr. Daeng, membuktikan pengabdian para dokter pada masyarakat Indonesia, dimana lebih dari 730 dokter telah gugur dalam tugas. Ini sebuah bukti nyata komitmen. Pandemi juga membuktikan bahwa dokter Indonesia memiliki kemampuan yang membanggakan dalam penanganan Covid-19 bahkan di tengah segala keterbatasan.

“Ini menunjukkan bahwa dokter Indonesia memiliki daya saing dengan negara lain, terlebih jika difasilitasi oleh seluruh stakeholder. Marilah kita menyatukan langkah dan berkolaborasi untuk memajukan kemandirian bangsa di bidang kesehatan,” tegasnya.

Baca juga : Ikatan Dokter Indonesia Ajak Masyarakat Kerja Sama Akhiri Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi dalam sambutannya tidak lupa mengucapkan selamat ulang tahun ke-71 kepada seluruh keluarga besar IDI. Menurutnya, IDI telah mencatat sejarah panjang dalam jejak perjuangan bangsa dan pengabdian terhadap kemanusiaan.

Mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi para dokter yang telah berjuang di garda depan penanganan Covid-19. Menginspirasi masyarakat untuk ikut bergerak bersama-sama, pantang surut melayani dengan ketulusan. Pandemi mengajarkan pentingnya segera beradaptasi ditengah disrupsi teknologi.

“Para dokter hari ini harus siap menjadi bagian dari kemajuan teknologi kedokteran. Melakukan transformasi pelayanan kesehatan secara cepat dan masif agar mampu melayani masyarakat lebih baik. Saya berharap IDI terus bekerja dan bertransformasi bersama sama pemerintah, mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin merata, terjangkau, unggul, dan professional,” pesannya.

Baca juga : Alodokter, dari Pengalaman Pribadi Jadi Solusi Kesehatan Jutaan Orang

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin turut memberi sambutan, mengucapkan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi yang setinggi-tingginya, atas ketulusan pengabdian, perjuangan, serta pengorbanan para dokter Indonesia yang berada di garda depan memberikan pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia termasuk dalam masa pandemi Covid-19. Selama 71 tahun IDI telah konsisten terus meningkatkan harkat dan martabat profesi kedokteran di Indonesia, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Ke depan kita perlu memikirkan upaya pemulihan sistem kesehatan paska pandemi, kembali fokus mengatasi masalah kesehatan lainnya seperti stunting, TBC, dan penyakit lainnya. Pembangunan kesehatan adalah bagian dari pembangunan nasional. Saya berharap perayaan ini juga menjadi momentum kebangkitan semangat para dokter sebagai pejuang kemanusiaan untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam wujudkan masyarakat sehat dan sejahtera,” pesannya.

Baca juga : Alodokter Raih Pendanaan Perpanjangan Seri-C dari MDI Ventures

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, selain mengucapkan selamat juga menyampaikan harapannya, IDI sebagai wadah para dokter di Indonesia dapat memainkan perannya yang sangat vital, mulai dari peningkatan kualitas hingga pemerataan distribusi dokter, terutama di wilayah daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan terluar.

“Teruslah semangat karena dokter adalah ujung tombak bagi perwujudan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, agar kita senantiasa mampu membentuk SDM yang unggul, Indonesia Maju,” katannya menyemangati.

Sementara itu Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menginformasikan, bahwa Kemenparekraf telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan IDI untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dokter di bidang pariwisata, hospitality, dan MICE.

“Kami juga berkolaborasi dalam pemetaan dan identifikasi potensi layanan unggulan sebagai destinasi di bidang wisata medis,” ucapnya.

Baca juga : Alodokter-Kemenkes Siapkan Dokter Pribadi Gratis untuk Pasien Covid-19

Suci Arumsari, Presiden Director & Co Founder ALODOKTER memberikan apresiasi kepada IDI yang sebesar-besarnya sekaligus mengucapkan selamat dan terima kasih atas dedikasi besar yang diberikan kepada masyarakat dan bangsa Indonesia. Selama pandemi Covid-19 ini pihaknya melihat langsung perjuangan mulia dan pengabdian untuk menanggulangi dan menangani pandemi dari para dokter.

“Terima kasih untuk kesempatan kolaborasi yang diberikan kepada Alodokter – Alomedika dan berharap kolaborasi ini dapat terjalin dengan konsisten dan semakin sempurna lagi, guna beri pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia yang lebih professional dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ucapnya.

“Kami percaya pemanfaatan teknologi digital secara optimal dapat memberi peluang yang lebih besar bagi percepatan kesetaraan pelayanan kesehatan di Indonesia. Ini sesuai dengan misi Alomedika untuk membantu pelaku industri kesehatan di era health-tech meningkatkan mutu pelayanan medis,” tambah Suci.

Baca juga : Alodokter Rilis Layanan Digital Mandiri Cek Covid-19

Diinformasikan, Alomedika adalah bagian dari Alodokter, komunitas dokter terbesar di Indonesia dengan lebih dari 64.000 dokter tergabung di dalamnya. Melalui Alomedika, Alodokter mempersiapkan para dokter Indonesia menghadapi era health-tech dengan meningkatkan mutu pelayanan medis berbasis teknologi.

Alomedika berkomitmen untuk menyajikan informasi kesehatan yang berkualitas dan dapat diandalkan, menyediakan informasi ter-update yang dibutuhkan oleh para dokter dalam mengambil keputusan praktis atau pun prosedural.

Informasi mendetail mengenai penyakit, obat-obatan, dan tindakan medis terkini yang tersedia di Alomedika selalu berdasarkan riset dan uji klinis yang akurat, serta berbasis bukti ilmiah terbaru. Konten penulisan dibuat dengan penyajian yang mudah dimengerti untuk memenuhi kebutuhan pada dokter akan informasi medis teraktual dan terpercaya. (rls/bd)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.