5 Penjahat Peras Kurir Makanan, Modusnya Ngaku Anggota Polisi

oleh -
Polres Tangsel tangkap 5 polisi gadungan. Foto: Nad
banner 300250

Palapanews.com- Seorang kurir pengantar makanan menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas). Korban dibawa oleh satu unit mobil Suzuki Evalia berisikan lima orang dan mengaku sebagai anggota polisi di bidang Narkoba.

Beruntung, jajaran Polres Tangsel berhasil menangkap lima pelaku yakni PKI, FM, RA, GR dan RA yang sudah mencoreng citra koorps Bhayangkara dengan mengaku-mengaku sebagai anggota kepolisian.

“Para pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri dari bidang tugas narkoba. Kemudian si korban diamankan ke dalam mobil. Korban diintimidasi, dan dikeroyok oleh para pelaku dipaksa menyerahkan ATM beserta pin ATM-nya,” jelas Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangsel, Jumat (29/10/2021).

Selain memukul dan mengintimidasi korban, juga diancam menggunakan benda mirip dengan senjata api.

“Selain memukul, pelaku juga menodongkan benda sejenis senjata api. Tapi, setelah kami lakukan pemeriksaan itu ternyata korek api. Karena tidak tahu, korban takut dan terintimidasi sehingga menyerahkan ATM berserta pin ATM-nya,” ungkapnya.

Setelah membawa korban keliling-keliling di wilayah Bintaro, Pondok Aren, Tangsel dan berhasil menguras uang tunai korban senilai Rp6,1 juta.

Para pelaku menurunkan korban, kemudian korban, langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Tangsel.

“Saya dimasukan ke dalam kendaraan diajak keliling diturunkan di tempat awal korban diambil. Kemudian setelah dianiaya dan diperas, korban melaporkan ke Polres Tangsel,” kata Iman.

Dalam keterangannya, pelaku mengakui jika sudah beraksi sebanyak dua kali dengan modus yang sama yakni mengaku sebagai kepolisian. Bahkan, dua dari lima pelaku curas dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian masih berstatus pelajar.

Akibat dari perbuatannya, kelima pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.