Hotel Santika Premiere Bintaro Gelar Simulasi Kebakaran

oleh -
Petugas Damkar memadamkan api pada simulasi kebakaran di Hotel Santika Premiere Bintaro. (nad)
Petugas Damkar memadamkan api pada simulasi kebakaran di Hotel Santika Premiere Bintaro. (nad)
Petugas Damkar memadamkan api pada simulasi kebakaran di Hotel Santika Premiere Bintaro. (nad)

Palapanews.com- Titik api yang berasal dari kamar #724 tersebut tidak berhasil dijinakkan dalam tindakan awal pemadaman oleh tim Kodalsis Hotel Santika Premiere Bintaro, bahkan setelah tim menggunakan hydrant.

Segera General Manager memberikan perintah tim kodalsis Hotel Santika Premiere Bintaro untuk menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel dan pihak kepolisian yang datang beberapa saat setelah menerima panggilan.

Bersama petugas dari Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangsel, dibantu mobil tangga hidrolik dan beberapa unit mobil, upaya penanganan kebakaran yang melibatkan karyawan Hotel Santika Premiere Bintaro ini harus melakukan evakuasi tamu.

Sekitar 1 jam akhirnya api berhasil dipadamkan dan seluruh tamu serta karyawan hotel berhasil dievakuasi, termasuk empat orang karyawan yang terjebak di lantai 6. Namun, 1 orang menjadi korban dengan cedera patah tulang pada bagian kaki dan 1 orang lainnya mendapat luka cedera di kepala dan tangan.

“Kejadian ini merupakan bagian dari Simulasi Penanggulangan Kebakaran dan Evakuasi yang digelar oleh manajemen Hotel Santika Premiere Bintaro yang bekerjasama dengan Damkar dan aparat terkait, setelah mendapat informasi kebakaran yang bersumber dari kamar di lantai 7,” ujar Ariestra, General Manager Hotel Santika Premiere Bintaro Kamis (27/10/2016).

Pihaknya melibatkan seluruh karyawan hotel agar mereka tanggap dengan apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Latihan ini akan dilakukan secara berkala, agar karyawan tidak panik dan dapat berkoordinasi dengan baik antar departemen. Dengan adanya Fire Drill ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kesigapan karyawan akan penanganan bencana kebakaran dan memastikan bahwa keselamatan tamu dan karyawan tentunya merupakan yang utama.

Ariestra menambahkan bahwa pengecekan seluruh peralatan penunjang pencegah kebakaran, seperti hydran dan alarm kebakaran juga rutin dilakukan. Informasi mengenai evakuasi juga dipastikan terpasang di semua kamar dan tamu meeting selalu mendapatkan Safety Brief. (nad)

Komentar Anda

comments