Hilangkan Kemiskinan melalui PNPM Mandiri

oleh -

PNPM Kota TangerangPalapa News- Berbagai program digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu upayanya adalah program kesehatan gratis serta program Tangerang cerdas untuk memenuhi kebutuhan  bidang kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat miskin.

Pelaksana Harian Walikota Tangerang Rakhmansyah saat membuka acara Lokakarya Review Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Kota Tangerang Tahun 2013 mengatakan, berbagai program pembangunan yang dilaksanakan oleh  Pemkot  selaras dengan tujuan  pembangunan  Milenium Development Goals (MDGs) yang salah satu butirnya adalah pengentasan kemiskinan.

“Program Tangerang cerdas  merupakan program aplikatif dan tepat sasaran bagi masyarakat yang kurang mampu. Dengan program ini, nantinya masyarakat akan merasa terbantu dalam hal pendidikan,” ungkap Rakhamansyah.

Rakhmansyah menambahkan, tidak hanya bidang pendidikan, masyarakat kota Tangerang telah merasakan berbagai manfaat terkait program pro rakyat yang telah dilaksanakan oleh setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti fasilitas kesehatan gratis serta pembangunan infrastruktur lainnya.

“Saya berharap agar PNPM Kota Tangerang serta badan kesejahteraan masyarakat (BKM) yang ada di Kelurahan dapat terus mengevaluasi berbagai program yang aplikatif dalam rangka pengentasan kemiskinan sehingga nantinya dapat disinergikan dengan Pemkot dan pihak swasta lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum PNPM Kota Tangerang Edi Muadi mengatakan, bahwa tujuan lokakarya agar dapat terbangun sinergitas, kemitraan dan komitmen bersama dalam pengentasan kemiskinan. Dengan terbangunnya sinergitas dapat dirumuskan berbagai kebijakan dan perumusan dalam pembangunan kota Tangerang seperti yang telah dilakukan oleh para BKM dalam kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan.

“Kedepannya PNPM Kota Tangerang bersama dengan Pemkot dapat merumuskan bersama terkait dengan empat hal, yakni kosep pemberdayaan yang aplikatif sehingga mampu menjawab persoalan pengentasan kemiskinan, evaluasi program rumah kumuh, pengembangan perluasan UMKM dan antisipasi pengangguran,” jelasnya.(nai)

Komentar Anda

comments