Palapanews.com- Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang yang ke-31, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di sepanjang bulan Februari 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, pun turut meninjau langsung GPM yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Jatiuwung
“Diharapkan GPM atau juga biasa disebut pasar murah ini, dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok serta rumah tangga dari masyarakat Kota Tangerang,” tutur Pj Wali Kota, dalam tinjauannya, Senin, (12/02).
“Terlebih harganya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan harga-harga di pasaran, seperti harga beras, di sini dapat diperoleh dengan harga Rp52.000/5kg. Dan tentunya ada juga komoditi-komoditi lain seperti minyak goreng, gula, dan juga ada produk-produk UMKM dari masyarakat Kota Tangerang,” imbuhnya.
Dr. Nurdin, menambahkan, selain GPM, Pemkot Tangerang juga telah menjalankan sejumlah program dalam upaya membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus dalam rangka pengendalian inflasi daerah.

“Seperti dengan meningkatkan perekonomian dan distribusi produk langsung ke permukiman-permukiman melalui program Warung Qta dan juga mobil Belanja Gampang (Si Jampang), terang Dr. Nurdin.
Selain itu, mantan Kepala Pusdatin Kemendagri tersebut, juga terus mengajak masyarakat agar turut berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi daerah di Kota Tangerang.
“Bisa dengan cara ber-urban farming sehingga bahan makanan bisa langsung kita panen dari pekarangan rumah kita sendiri,” ujar Pj.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menjelaskan, aksi yang dilakukan Pemkot Tangerang untuk menyeimbangkan kondisi ini, salah satunya ialah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) on the road 39 lokasi di 13 kecamatan.
“Maka, kami imbau dan terus kami sosialisasikan, di tengah harga beras yang naik untuk memanfaatkan penjualan beras SPHP seharga Rp52 ribu per lima kilo atau Rp10.400 per liternya. Jadwal pelaksanaan GPM on the road 39 lokasi bisa dicek di Instagram @dkp.tangerangkota,” jelas Muhdorun.
Ia pun menyatakan, DKP Kota Tangerang juga melakukan pemantauan dan pengawasan stok persediaan pangan termasuk beras, baik di pasar maupun agen-agen di Kota Tangerang. Ditujukan untuk memastikan tidak adanya stok pangan yang ditimbun.
“Kemudian DKP Kota Tangerang juga bekerja sama dengan Bulog Tangerang untuk memperbanyak agen atau toko beras yang menyediakan beras SPHP Bulog agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras SPHP,” katanya.
Diketahui, sejumlah komoditi yang tersedia di Gerakan Pangan Murah on the road selain beras, ialah gula pasir Rp16 ribu per kilo, minyak goreng Rp13.500 per liter, frozen food mulai dari Rp15 ribuan, daging ayam Rp28 ribu per ekor, daging sapi Rp95 ribu per kilo serta telur dan aneka cabai yang juga di bawah harga pasaran. (adv)
