Palapanews.com – Kabupaten Serang kini, memiliki objek wisata baru Bumi Tirtayasa yang berbeda dengan destinasi wisata lainnya. Di sana Anda bisa menikmati pemandangan hamparan padi sambil berwisata kuliner khas desa.
Berlokasi di Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, objek wisata tersebut diresmikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada Kamis, 16 Maret 2023. Kawasan ini, menyuguhkan pemandangan persawahan yang asri, area kuliner, kolam renang, dan fasilitas lainnya untuk kenyamanan para pengunjung.
Menurut Tatu, Pemerintah Kabupaten Serang sebelumnya telah menetapkan 30 desa wisata. Pada tahun ini, akan diresmikan satu per satu sebagai desa wisata.
“Ini potensi luar biasa di Desa Wisata Bumi Tirtayasa, dengan view persawahan bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang sangat menarik,” kata Tatu.
Untuk itu Pemkab Serang berkomitmen akan mengajak perusahaan dan perbankan untuk membantu menyempurnakan kekurangan yang ada di desa wisata tersebut.
“Nanti kita bantu cari barista agar bisa ada menu kopi yang enak, lalu kita upayakan ada atraksi kesenian tradisional, karena panggung sudah ada,” tandasnya.
Sebut Tatu, desa wisata pertama di Kabupaten Serang adalah Desa Cikolelet – Kecamatan Cinangka dan mendapat pendampingan dari Kampus Trisakti. Desa Cikolelet sudah mendapat penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia Kategori Desa Wisata Favorit dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Desa Wisata Bumi Tirtayasa juga bakal melakukan hal serupa dengan Desa Wisata Cikolelet, serta ada integrasi dengan Wisata Religi Tanara.
“Jadi nanti orang bisa berwisata sampai dua hari, menginap karena ingin menikmati destinasi wisata lainnya, roda perekonomian masyarakat juga berjalan,” jelasnya.
Ia berharap, pengelola mampu menjaga kebersihan di sekitar objek wisata, serta menciptakan kuliner khas Tirtayasa. “Jangan sampai orang datang kecewa karena makanan tidak enak dan kebersihan minim,” pesannya.
Kepala Desa Tirtayasa Rido menambahkan, sebut dia, Desa Bumi Tirtayasa terdapat wahana permainan anak, waterpool, sepeda air bebek, offroad ATV dan lain sebagainya. “Sebagian masih proses, nanti kita perbanyak wahananya,” bebernya.
Sebelum diresmikan wisata tersebut juga sudah didatangi oleh ratusan pengunjung dari berbagai wilayah seperti Cilegon, Pandeglang, Serang dan sekitarnya. Harga tiket masuk cukup pun terjangkau hanya Rp 5.000. (rls/bd)
