Buku A Game Changer! Rahasia Trading Bandarmology Menganalisis Cara Hindari “Jebakan Bandar”

Palapanews.com — Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) resmi meluncurkan buku terbaru “A Game Changer! Rahasia Trading Bandarmology”. Acara berlangsung secara online melalui zoom pada Rabu (28/9/2022).

Peluncuran buku ini, juga diisi dengan bincang buku yang membahas lebih dalam tentang buku A Game Changer! Rahasia Trading Bandarmology dan strategi trading Bandarmology oleh penulisnya, Albert Gunawan. Albert mengupas tuntas strategi alternatif dalam trading di bedah buku yang  dimoderatori Hendry Wijaya, Head of Financial Educators Sucor Sekuritas.

Dengan teori analisis alternatif yang mampu memberikan peluang lebih besar untuk memperoleh cuan: Bandarmology. Teori analisis ini bisa dilakukan dengan kemampuan membaca pergerakan bandar, teori ini juga menawarkan siasat menghindari jebakan bandar dan meraih peluang besar memetik cuan.

Berisi uraian panduan praktis bagi siapa pun yang ingin menekuni dunia trading dan memahami pasar modal dengan lebih baik, Albert Gunawan ingin pembacanya dapat meningkatkan kemampuan trading demi mewujudkan kemerdekaan finansial yang diidamkan oleh banyak orang.

Namun, Albert Gunawan juga menekankan pada bukunya, penting untuk dipahami bersama bahwa usaha apa pun selalu memiliki risiko. “Kalah/menang, untung/rugi, bahkan sukses/gagal menjadi sesuatu yang sangat wajar terjadi. Begitu juga dalam investasi,”  tegasnya.

Baca juga : Budi Sabarudin Terbitkan Buku “Si lidah Emas Dirampok Begal” Cetakan Kedua

Pernyataan ini juga mendukung istilah yang cukup sering kita dengar: “High risk, high profit”, yang menggambarkan aspek perilaku dan risiko dalam investasi, tak terkecuali dalam investasi saham. A Game Changer! Rahasia Trading Bandarmology ditulis oleh Albert Gunawan, seorang trader saham yang menamatkan studinya di University of California, San Diego (UCSD), Amerika Serikat.

Minatnya terhadap dunia saham muncul sejak ia duduk di bangku SMP. Sekarang ia aktif memperkenalkan ilmu Bandarmology kepada investor retail melalui grup berbayar. Di Telegram Albert Gunawan juga belajar untuk bersikap realistis dan menyadari sepenuhnya bahwa dalam trading saham, semua orang memiliki hidden agenda, yaitu untuk mendapatkan cuan.

“Kita tidak bisa mengandalkan satu cara analisis saja, tetapi harus mempelajari berbagai ilmu untuk memahami pergerakan saham dari berbagai aspek,” tegas Albert lagi. (bd)

Komentar Anda

comments