Antisipasi DBD, Dinkes Tangsel Ingatkan Anggota Keluarga Pantau Jentik

oleh -
Allin Hendarlin. Foto: Nad
banner 300250

Palapanews.com- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menegaskan, akumulasi angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

“Dari bulan Juli sampai November ini tapi, secara keseluruhan akumulasi jumlah memang tahun lalu dibandingkan tahun sekarang lebih sedikit dibanding tahun lalu,” kata Allin, Rabu (24/11/2021).

Meski demikian, Allin tetap mewaspadai peningkatan jumlah kasus DBD di Tangsel, mengingat curah hujan tinggi yang bisa menyebabkan DBD meningkat.

Terlebih, ia mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu melakukan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur.

“Tapi tetap kita waspadai karena curah hujan sedang tinggi, tempat-tempat penampungan yang menjadi sarang nyamuk harus ditiadakan tetap dengan 3M menguras menutup dan mendaur ulang serta menghindari gigitan nyamuk,” ungkapnya.

Program Jumantik juga harus terus digalakkan. Akan tetapi, masyarakat tidak selalu mengandalkan peran kader Jumantik. Bahkan, anggota keluarga pun harus bisa mandiri dalam menjaga lingkungan dan memantau sumber jentik.

“Pokoknya program kita, satu rumah satu jumantik itu harus digalakkan. Karena memang pada dasarnya harus ada itu. Kader jumantik juga terus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan di rumah warga. Sekarang ini semua tidak bisa tergantung pada kader. Setiap keluarga harus ada satu pemantau jentik, harus memberdayakan dalam 1 keluarga,” jelas Allin. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.