Debat Pilkada Tangsel, Muhamad Soroti Netralitas ASN

oleh -
Paslon Muhamad dan Saraswati pada debat terbuka Pilkada Tangsel. Foto: Rep

Palapanews.com- Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pilkada Tangsel terus dipertanyakan. Terlebih banyaknya laporan ASN yang secara terang-terangan mendukung pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel membuat, pesta demokrasi tercoreng.

Dalam debat kedua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, paslon nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati mengomentari netralitas ASN dalam masa kampanye.

Calon Walikota Tangsel, Muhamad menduga ASN di Tangsel memihak pada salah satu calon di Pilkada Tangsel.

“Kalau menurut saya, ada ketidakadilan, ada ketidak nyamanan, ini banyak dimobilisasi para kepala Dinas, Camat, Lurah ini dimobilisasi,” tegas Muhamad saat debat kedua, Kamis (3/12/2020).

Netralitas ASN di Tangsel, sangat mencolok keberpihakannya, sehingga merugikan dirinya dan paslon lain yang lemah untuk memengaruhi ASN.

Bahkan, Muhamad mencontohkan kejadian pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya. Akan tetapi, APK milik paslon nomor urut 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan tidak dicopot, meski letaknya berdampingan dengan APK milik Muhamad-Saraswati.

“Contoh gambar (APK) saya dicopot. Sementara yang lain tidak. Ketika dikritisi masyarakat, Satpol PP akhirnya balik lagi akhirnya dicopot gambar Pak Ben,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments