Mantan Dosen Tega Bacok Kakak Kandung Gegara Warisan

oleh -
Ilustrasi. Foto: Tribunnews

Palapanew.com- Salman (41), mantan dosen Universitas swasta di wilayah Tangerang ini menjadi tersangka atas kasus penganiayaan kepada kakak kandungnya Nurman (43) di Jalan Raya Pondok Salak, Pamulang, Tangsel pada Senin (2/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pembacokan kepala sang kakak tersebut lantaran pembagian harta warisan yang tidak merata, sehingga terjadilah penganiayaan terhadap korban.

“Awalnya cekcok, kemudian terjadi pemukulan dan pelaku mengambil golok yang dibawanya, membacok korban dan mengenahi kepala bagian atas hingga luka parah,” papar Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Totok Riyanto, Kamis (5/12/2019).

Atas adanya laporan pembacokan tersebut, tim Vipers Polsek Pamulang langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah berlumuran darah hingga tak sadarkan diri.

“Pelaku ini sempat melapor bahwa sepeda motor ditahan oleh kakak kandung. Setelah motornya diserahkan ke pelaku, pelalu melarikan diri. Lalu istri dari korban mengatakan bahwa pelaku sudah membacok suaminya. Setelah dicek korban sudah tidak sadar dan ada enam luka bacokan. Pelaku langsung dikejar dan ditangkap oleh tim Vipers Polsek Pamulang,” terangnya.

Sementara itu, Salman mengaku sakit hati karena harta warisan yang dijual oleh kakaknya tidak dibagikan kepadanya.

“Jadi dia udah beberapa kali jual tanah di beberapa tempat, harusnya ada tanda tangan saya waktu mau jual, tapi enggak ada. Saya juga enggak dapet (uangnya) sama sekali,” ungkap pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun. (nad)

Komentar Anda

comments