Apakah Obat Diabetes Harus Diminum Setiap Hari?

oleh -
Ilustrasi. Foto: Hellosehat.com

Palapanews.com- Apabila Anda atau orang terdekat Anda punya diabetes, hampir keseluruhan gaya hidup saat ini harus diubah. Selain itu, Anda mungkin juga diresepkan obat diabetes dari dokter. Nah agar efek obatnya bisa terasa maksimal, ada aturan minum obat diabetes yang harus Anda taati. Seperti apa?

Apa itu diabetes?
Saat makanan yang Anda makan memasuki tubuh Anda, makanan tersebut berubah menjadi gula atau glukosa. Setelah itu organ pankreas akan memproduksi insulin untuk menggunakan gula tersebut sebagai energi.

Diabetes adalah gangguan produksi insulin yang menyebabkan kadar gula darah konstan pada level yang tinggi. Diabetes terdiri dari beberapa jenis, di antaranya diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional.

Berbagai jenis obat diabetes
Obat diabetes membantu pasien untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuhnya. Beragamnya jenis diabetes juga menyebabkan ada keragaman dalam jenis obat diabetes.

Obat diabetes tipe 1
Pada diabetes tipe 1, tubuh Anda menyerang sel yang memproduksi insulin sehingga kadar insulin yang dihasilkan tubuh berkurang. Sehingga, dalam mengobati diabetes tipe 1, pasien umumnya akan diberikan obat diabetes berupa insulin yang akan disuntikkan pada tubuh pasien setiap hari. Beberapa jenis insulin tersebut antara lain:

  • Insulin dengan aksi cepat. Insulin ini biasanya akan diberikan saat Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk menyuntikkan insulin, seperti saat kadar gula melebihi target.
  • Insulin dengan aksi lambat. Kebalikan dari insulin dengan aksi cepat, insulin dengan aksi lambat biasa digunakan saat Anda memiliki waktu yang lebih lama dalam menyuntikkan insulin. Tapi dibandingkan dengan insulin aksi cepat, insulin aksi lambat lebih jarang digunakan.
  • Insulin dengan aksi intermediate. Meskipun lama waktu penyuntikkan insulin jenis ini relatif panjang, namun insulin aksi intermediate biasanya dikombinasikan dengan aksi yang lebih cepat, sehingga mampu memaksimalkan manfaat dari penyuntikkan.

Obat untuk diabetes tipe 2
Pada diabetes tipe 2, umumnya yang terjadi adalah tubuh Anda yang tidak mampu menggunakan insulin yang ada, sebagaimana mestinya. Sehingga, berbeda halnya dengan diabetes tipe 1, pasien diabetes tipe 2 umumnya akan diberikan obat diabetes berupa kapsul yang diminum secara oral setiap hari, atau bahkan Anda mungkin hanya akan dianjurkan untuk memperbanyak kuantitas olahraga Anda.

Hal ini bisa jadi karena beberapa literatur yang mengatakan bahwa beberapa obat diabetes tipe 2 mampu memberi beberapa efek samping, seperti obat diabetes tipe 2 jenis metformin yang menyebabkan efek seperti kembung hingga diare. Sedangkan pada diabetes gestasional yang biasanya terjadi saat kehamilan, pada sebagian besar kasus akan cenderung sembuh setelah ibu melakukan persalinan.

Aturan minum obat diabetes
Salah satu aturan utama minum obat diabetes yang harus dipatuhi adalah minum teratur setiap hari. Tentunya harus juga sesuai dengan yang dokter instruksikan kepada Anda.

Jika Anda mengubah sendiri dosis obat tanpa konsultasi dengan dokter, ini justru malah bisa meningkatkan kadar gula darah Anda.

Beberapa literatur mengatakan bahwa Anda boleh berhenti minum obat ketika kadar gula darah mulai menurun. Namun, Anda harus memastikan bahwa penurunan gula darah tersebut sudah stabil dan tidak ada kemungkinan untuk mengalami kenaikan lagi di masa depan. Artinya, Anda harus selalu bisa mempertahankannya tetap stabil.

Saat gula darah Anda kembali naik, Anda tentu harus kembali minum obat diabetes tersebut. Maka dari itu Anda juga disarankan untuk rutin cek kadar gula darah sendiri, beraktivitas fisik dengan rajin, serta menjaga pola makan Anda. (*)

Sumber: Hellosehat.com

Komentar Anda

comments