Kota Bogor Punya Satgas Sungai Ciliwung

oleh -
Walikota Bogor Bima Arya pada pelantikan Satgas Sungai Ciliwung. Foto: Ist

Palapanews.com- Kota Bogor resmi memiliki Satuan Tugas (Satgas) Sungai Ciliwung. Satgas ini memiliki anggota 39 orang, terdiri dari TNI, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor dan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC).

Ketua KPC Kota Bogor, Een Irawan mengatakan Satgas Sungai Ciliwung bertugas untuk melakukan program naturalisasi Sungai Ciliwung di Kota Bogor. Satgas dibagi menjadi enam tim, dengan salah satu tim bertugas mencari pelaku yang membuang sampah ke Sungai Ciliwung.

“Salah satunya patroli ciliwung melalui tim satgas patroli yang terdiri dari 30 personel gabungan Kodim 0606 Kota Bogor dan Batalyon Garuda 315 dan ditambah masing-masing 9 personel dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Kota Bogor,” kata dia.

Dari 39 personel tersebut akan dibagi menjadi 6 tim yang masing-masing tim terdiri dari 7 personel dan 1 tim bertanggung jawab di dua wilayah. Selama enam bulan kedepan dan lima hari dalam seminggu, tim patroli Ciliwung melaksanakan tugas utamanya, seperti melakukan sosialisasi program naturalisasi Sungai Ciliwung, menyiapkan langkah-langkah yang akan dijalankan, melakukan pemberdayaan warga melalui forum-forum diskusi dalam mencari solusi bersama di setiap titik yang ada, melakukan penyisiran secara terus menerus untuk memastikan penegakan hukum bagi warga yang melanggar, khususnya yang membuang sampah ke Sungai Ciliwung.

Sementara Walikota Bogor, Bima Arya meminta semua warga Kota Bogor patuh terhadap Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat. Ini dilakukan demi kelestarian Sungai Ciliwung kedepannya.

“Kita sudah memiliki Peraturan daerah (Perda) agar warga tertib, jika melanggar maka akan ditindak secara hukum. Melalui tim (Satgas) inilah yang kita harapkan dapat memberikan shock therapy bagi warga yang melanggar. Tidak ada alasan lagi bagi warga tidak taat pada Perda karena kita sudah melakukan sosialisasi kepada warga,” ujarnya.

Bima menyebut program naturalisasi Sungai Ciliwung ini merupakan bagian dari 100 hari pemerintahan Wali Kota dan Wakil Kota Bogor periode 2019-2024. Karenanya semua pihak yang terlibat khususnya perangkat daerah ditargetkan agar pada April 2019 sudah ada hal-hal yang berubah di kawasan Sungai Ciliwung dan sekitar Juni atau Juli 2019 diharapkan sudah ada hasilnya.

“Jadi tidak hanya kawasan yang lebih bersih tetapi ada fisik yang dibangun dan ditandai dengan suatu aktivitas dalam skala besar, bisa berupa rafting atau jalur tracking,” kata Bima. (hms/red)

Komentar Anda

comments