Bawa Sabu, Warga Negara Nigeria Ditangkap di Bandara Soetta

oleh -

Palapanews.com- Seorang warga negara (WN) Nigeria berinisial SMN diciduk petugas Bea Cukai di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Jumat, 4 Januari 2019. Ia ditangkap karena menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 8.078 gram.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea & Cukai Tipe C Bandara Soetta, Erwin Situmorang mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan narkotika modus baru dengan mencairkan dan meresapkan ke baju kaos dan kemeja tersebut, berawal dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaan pelaku.

“Petugas kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Berdasarkan analisis image x-ray atas tas jinjing yang dibawa oleh penumpang tersebut petugas mencurigai isi dari tas tersebut,” ujar Erwin di Terminal Kargo, Bandara Soetta, Tangerang, Jumat, 18 Januari 2019.

Dalam pemeriksaan lebih mendalam, Erwin menjelaskan, petugas mendapati barang berupa handuk, kaos, dan kemeja yang dibungkus plastik seolah-olah dalam keadaan baru. Walaupun baru, lanjutnya, namun kondisi handuk, kaos dan kemeja tersebut tidak seperti umumnya. Semuanya dalam kondisi kaku dan keras dan tidak wajar.

Ia menambahkan, pihaknya pun melakukan uji identifikasi awal dengan alat pendeteksi narkotika dan didapati bahwa pakaian tersebut positif mengandung methamphetamine atau sabu dengan berat bruto sebesar 8.078 gram.

“Jadi pengakuan pelaku, sabu terlebih dahulu dicairkan dan diresapkan ke baju kaos dan kemeja yang masih baru dan ke Indonesia. Jadi seolah-olah mereka membawa pakaian di dalam tas seperti penumpang pada umumnya,” kata Erwin.

Kanit 1 Subdit 1 DitResnarkoba Bareskrim Mabes Polri, AKBP Dodi Suryadin menuturkan, SMN merupakan kurir yang diupah 3.000 USD setiap berhasil menyelundupkan barang haram tersebut.

“Pengakuan tersangka, dia telah melakukan aksinya 2 kali. Barang tersebut akan diserahkan kepada seseorang sebagai penerima. Ini merupakan kasus yang unik,” jelas Dodi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 juncto 112 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tenang narkotika dengan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.(rik)

Komentar Anda

comments