Warga Tangerang Bangga punya Gubernur asli Tangerang

oleh -


Palapanews.com- Masyarakat Tangerang saat ini sedang berbangga hati. Pasalnya, daerah penyangga ibukota ini memiliki seorang gubernur banten yang berasal dari wilayah Tangerang, tepatnya Kota Tangerang.

Hal ini disampaikan oleh Erwin warga Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Menurut Erwin, baru kali ini seorang Gubernur Banten berasal dari Tangerang, khususnya Kota Tangerang.

“Mudah-mudahan Gubernur Banten yang baru ini, yakni Pak Wahidin Halim bisa mensejahterakan masyarakat Banten, dan mampu mengangkat perekonomian Banten,” kata Erwin.

Erwin menambahkan, Gubernur Banten yang baru ini nampaknya sudah tak diragukan lagi. Sebab, Pak Wahidin Halim (WH) pernah menjabat sebagai Walikota Tangerang selama dua periode.

“Hasil dari kinerja Pak Wahidin Halim sangat dirasakan hasilnya oleh masyarakat Kota Tangerang, mulai dari pindidikan hingga kondisi jalan yang bagus,” papar pria berusia 47 tahun.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Makmur warga yang berasal dari Kecamatan Cipondoh. Menurut Makmur, Banten memang harus dipimpin oleh seorang yang berpengalaman, sehingga kemampuannya sudah tak diragukan lagu.

“Pak WH sudah tak diragukan lagi kualitasnya untuk memimpin daerah karena Pak WH pernah menjabat sebagai Walikota Tangerang selama 2 periode,” ujarnya.

Dikatakan Makmur, mudahan-mudahan Pak WH dan Pak Andika bisa menjalankan amanah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Banten.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan Rano Karno-Embay Mulya Syarif. Alhasil, Gubernur Banten terpilih adalah Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

“Menolak permohonan pemohon,” kata ketua majelis MK Arief Hidayat di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/4).

MK beralasan gugatan tersebut tidak memenuhi syarat Pasal 158 UU Pilkada. Sebab, suara yang diperoleh kedua pasangan terpaut 2,5 persen, sedangkan syarat UU adalah 1,5 persen. Setelah putusan dibacakan, para pendukung Wahidin-Andika bersorak-sorai di depan gedung MK. (ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.