Pengamat: Mutasi Pejabat di Tangsel Bukan Diukur dari Kinerja

Walikota Tangsel melantik pejabat Pemkot Tangsel. (nad)

Palapanews.com- Mutasi pejabat di lingkup Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai seringkali bukan dilihat dari capaian kinerja dan kapasitas pejabat bersangkutan. Titik tekannya, justru pada loyalitas pejabat terhadap penguasa.

Demikian disampaikan penggiat Pusat Studi Nusantara (Pusara) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ahmad Syarif, Jumat (20/1/2017) silam.

“Yang memiliki kapasitas, kredibilitas dan integritas cenderung tersisihkan karena tidak sesuai harapan dari sang penguasa,” katanya menjelaskan.

Meskipun ada penjelasan terhadap penilaian secara objektif, namun menurutnya masyarakat belum melihat secara langsung kinerja para pejabat yang dimutasi.
Ahmad Syarif menilai, ada dua hal yang menjadi sorotan publik pada mutasi kali ini. Pertama kinerja pejabat dan kedua momentum politik.

Selama ini tidak ada jaminan dari penguasa bahwa pejabat yang dimutasi akan membawa pemerintahan yang lebih baik, justru peluang kegagalan pun sama besarnya. Sesuai amanat Undang-undang aparatur sipil negara harus menjaga netralitasnya dalam momentum politik.

“Tugas pemimpin kota Tangsel meyakinkan publik bahwa kebijakan yang dipilihnya merupakan langkah terbaik, selanjutnya pejabat yang dimutasi juga dapat menujukkan kinerja yang lebih baik dan jauh dari keterlibatan politik praktis,” tandasnya. (one)