PGRI Kota Tangerang & BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama

oleh -
Walikota Tangerang dan perwakilan BPJS memamerkan draf kerjasama. (pp)
Walikota Tangerang dan perwakilan BPJS memamerkan draf kerjasama. (pp)
Walikota Tangerang dan perwakilan BPJS memamerkan draf kerjasama. (pp)

Palapanews.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangerang. Kerjasama dijalin untuk meningkatkan rasa aman guru dalam menjalani tugas.

“Belum lama ini ada sebuah kejadian yang membuat hati saya begitu sedih. Ada salah seorang guru honorer meninggal dunia, namun keadannya begitu memilukan, dari kejadian itu saya berpikir, untuk membuat sebuah gebrakan baru agar keselamatan guru dalam menjalani tugas ada yang menjamin,” kata Ketua PGRI Kota Tangerang, Jamaludin usai apel HUT ke-71 PGRI di Alun-alun Kota Tangerang, Selasa (29/11/2016).

Terlebih pria yang akrab disapa Jamal itu menjelaskan, jumlah tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang lebih dari 16 ribu jiwa.

“Sejauh ini sudah ada lebih dari 3000 anggota PGRI Kota Tangerang yang terdaftar menikuti BPJS Ketenagakerjaan. Kedepannya kita akan dorong semua anggota PGRI Kota Tangerang untuk ikuti amanat Undang-undang ini,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang, Muhyiddin mengatakan dirinya mengatakan kerjasama ini yang dibangun ini adalah bentuk kesadaran dari PGRI Kota Tangerang untuk melindungi para anggotanya.

“Ini adalah bentuk dari tanggung jawab kita untuk memberikan perlindungan terhadap para pekerja yang bukan penerima upah salah satunya guru dari dalam menjalani tugas dari kecelakaan ataupun kematian,” ujarnya.

Kemudian, Muhyiddin juga akan terus melakukan koordinasi dengan pihak PGRI Kota Tangerang dalam proses pendataan para anggotanya untuk diikut sertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Paling tidak sebelum akhir tahun semua anggota PGRI Kota Tangerang sudah tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan minimal mengikuti dua program, perlindungan untuk kecelakaan dan juga kematian,” pungkasnya. (adv)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.