BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pegawai Honorer

oleh -
Walikota Tangerang memberi sambutan pada kegiatan sosialisasi bersama Kejari dan BPJS. (pp)
Walikota Tangerang memberi sambutan pada kegiatan sosialisasi bersama Kejari dan BPJS. (pp)
Walikota Tangerang memberi sambutan pada kegiatan sosialisasi bersama Kejari dan BPJS. (pp)

Palapanews.com- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Banten menggenjot kepesertaan tenaga kerja di Banten. Kali ini, BPJS menyasar tenaga kerja pada sektor Bukan Penerima Upah (BPU).

“Kita sedang fokus menyasar tenaga kerja di sektor Bukan Penerima Upah (BPU) karena peluang tenaga kerja Penerima Upah (PU) sudah terbatas,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten, Hidayatullah Putra pada sosialisasi bersama Kejaksaan Negeri dan Pemkot tangerang di Hotel Narita, Kota Tangerang, Selasa (29/11/2016).

Hidayatullah menjelaskan mayoritas perusahaan besar di Banten sudah mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga peluang penambahan pesertanya tidak sebanyak BPU.

“Tantangannya, BPU ini jumlah banyak sekali sehingga butuh usaha ekstra dan sosialisasi massif dari kami,” ungkapnya.

BPJS Ketenagakerjaan mengklaim telah melakukan sejumlah upaya untuk mendongkrak kesadaran tenaga kerja BPU mendaftar program-program yang ada di lembaga jaminan sosial ini.

“Salah satunya adalah meningkatkan kerja sama dengan pemerintah Kota Tangerang, dengan diberikan penjelasan oleh kejaksaan soal dasar hukumnya,” jelasnya.

Sementara Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan yang langsung bergerak cepat menggandeng Pemerintah Kota Tangerang untuk memberikan kenyamanan bagi para pegawai honorer di wilayahnya.

“Pemberian asuransi adalah salah satu hak pegawai yang harus kita penuhi. Sehingga mereka akan merasa aman dan nyaman dalam bekerja sehari-hari karena sudah ada jaminan dari BPJS,” ujarnya dalam sambutan.

Selain itu, kata Arief, program BPJS Ketenagakerjaan adalah amanat undang-undang yang harus dipenuhi. Sehingga, dirinya berencana akan memplotting anggaran untuk membayar premi BPJS Ketenagakerjaan bagi para pegawai honorer dilingkup Pemerintah Kota Tangerang.

“Para pegawai honorer ini penghasilannya banyak yang sudah habis karena untuk membayar cicilan, tetapi tugas kita sebagai pemerintah daerah adalah memberikan rasa nyaman untuk mereka dalam bekerja agar hasil kerjanya bisa maksimal,” tambahnya.

Namun, rencana tersebut menurut Wali Kota belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Pasalnya, Rancangan Anggaran Pembelanjaan Daerah (RAPBD) sudah masuk tahap pengesahan.

“Coba kalo sosialisanya sejak sebulan yang lalu, pasti sudah kita masukan dalam APBD tahun 2017. Tetapi kita akan mencoba mengupayakan memberikan kenyamanan para pegawai dalam bekerja,” pungkasnya. (pp)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.