Jam Operasional Warnet di Kota Tangerang Mulai Diawasi

oleh -
Aparat Kecamatan Batuceper melakukan razia warnet. (nai)
Aparat Kecamatan Batuceper melakukan razia warnet. (nai)
Aparat Kecamatan Batuceper melakukan razia warnet. (nai)

Tangerang, PalapaNews.com – Pengawasan terhadap jam operasional warung internet (warnet) atau permainan elektronik berbayar mulai dilakukan di Kota Tangerang. Aparatur Kecamatan Batuceper menggelar operasi ke warnet-warnet yang masih beroperasi pada jam 18.00 – 20.00 WIB.

Camat Batuceper, Mulyanto mengatakan program Maghrib Mengaji dan Belajar yang dicanangkan Walikota Tangerang harus didukung penuh dan diterapkan disetiap wilayah. Maka pihaknya menggelar operasi ke warnet-warnet yang nakal karena masih beroperasi pada jam-jam yang sudah dilarang yakni jam 18.00-20.00 WIB.

“Kami siap melaksanakan operasi pengawasan warnet untuk mendukung program Maghrib Mengaji dan Belajar. Operasi ini dimulai sejak Sabtu lalu dan digelar serempak yang tersebar di tujuh Kelurahan se Kecamatan Batuceper,” kata Mulyanto.

Ia berharap agar para pemilik usaha warnet dapat menyesuaikan jam operasional yang sudah ditentukan. Ia juga berpesan agar pengusaha juga turut berperan untuk mengawasi anak-anak yang membuka situs-situs terlarang.

“Orangtua juga diharapkan bisa mendidik anak-anaknya agar tidak keluyuran diwaktu menjelang maghrib atau mengarahkan kepada kegiatan yang positif,” ucap mantan Kabag Humas Pemkot Tangerang tersebut.

Selain itu, untuk menjaga kekhusuan umat Islam menjalankan ibadah puasa, pihaknya juga menggelar operasi terhadap peredaran minuman keras dalam rangka menegakan Perda No 7 Tahun 2005. Penertiban dilaksanan dibulan suci ramadhan terus berlanjut tidak ada libur untuk miras dan tidak ada toleransi.

“Untuk pengawasan rumah makan dan sebagainya menyesuaikan berdasarkan surat edaran yang telah disebarluaskan kepada seluruh pemilik rumah makan,” tuturnya.

Terpisah, Mulyanto juga mengucapkan terima kasih kepada PT MBI yang telah mau berbagi kepada masyarakat Batuceper. PT MBI memberikan anak-anak yatim Voucher belanja di carrefour transmart senilai masing-masing Rp200 ribu, lansia diberikan sembako dan uang tunai Rp140 ribu.

“Kami berharap perusahaan lain yang ada juga dapat melakukan hal yang sama apalagi di bulan suci Ramadhan, bulan yang baik untuk dapat saling berbagi,” tukasnya. (nai)

Komentar Anda

comments