Kacitra Minta BPK Audit Keuangan Pemkot Cilegon

oleh -
Tugu di Simpang Tiga, ikon baru Kota Cilegon. (bbs)
Tugu di Simpang Tiga, ikon baru Kota Cilegon. (bbs)
Tugu di Simpang Tiga, ikon baru Kota Cilegon. (bbs)

Cilegon, PalapaNews.com – Program Pemkot Cilegon yang di bentuk dalam program pro-rakyat menuai banyak kritikan usai laporan pertanggung jawaban periode tahun 2010-2015, yang mendapat raport merah yakni peningkatan angka pengangguran kota Cilegon, di atas rata-rata angka pengangguran provinsi Banten.

Menanggapi hal itu, Komite aksi Cilegon sejahtera (kacitra) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar mengaudit keuangan Pemkot Cilegon.

Koordinator Kacitra, Nur Cholish Hasan menilaiĀ  program pro-rakyat yang menjadi prioritas di Kota Cilegon mendapat hasil buruk pada periode 2010-2015.

“Kami hanya meminta kebenaran, transparansi anggaran dari Pemkot, terutama bapakĀ  Tb Iman Aryadi selaku walikota Cilegon, dengan program pro-rakyatnya, yang selama ini dijunjung tinggi oleh setiap masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Cholish ini juga menambahkan program ini ternyata tidak menyeluruh. Ia menilai, seharusnya dengan program pro-rakyat angka pengangguran di kota Cilegon sedikit teratasi.

“APBD kota Cilegon tidak sedikit, CCSR harusnya juga lebih tegas dalam mewadahi pengabdian perusahaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam pendidikan pun Pemkot tidak transparan di bidang beasiswa masyarakat Cilegon,” ujar Cholish.

Kacitra, diakui Nucolish bakal terus mengawal seluruh program pemerintah maupun non pemerintah yang berkaitan dengan APBD. Ini dilakukan demi kesejahteraan sosial masyarakat Kota Cilegon. (rls)

Komentar Anda

comments