Warga Kota Tangerang Diminta Hidup Rukun

oleh -
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin (tengah) membuka Seminar Kerukunan Beragama. (ist)
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin (tengah) membuka Seminar Kerukunan Beragama. (ist)
Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin (tengah) membuka Seminar Kerukunan Beragama. (ist)

Tangerang, PalapaNews.com – Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin meminta masyarakat kota berjuluk Akhlakul Karimah ini untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan untuk mendukung kondusifitas.

“Kerukunan akan tercipta karena toleransi diantara masyarakat berjalan dengan baik dan itu semua dapat terwujud kalau kita semua paham aturan-aturan dalam hidup  bermasyarakat,” katanya dalam Sosialisasi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan, Selasa (19/4/2016).

Hidup rukun, menurutnya untuk mewujudkan kesinambungan pembangunan dalam bingkai demokrasi dan menjaga stabilitas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat diantaranya yaitu karena didalamya ada toleransi dan kerukunan.

Dengan demikian, berbagai upaya dengan adanya berbagai paham dan aliran sesat seperti ISIS, Gafatar ataupun gerakan teroris untuk membuat kondisi wilayah atau tak kondusif, insya allah dapat diantisipasi dengan adanya toleransi dan kerukunan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada saudara-saudari sekalian (tokoh serta para perwakilan lintas agama) agar makna toleransi dan kerukunan senantiasa hidup, terpatri dan diimplementasikan dalam kehidupan keseharian,” pesannya.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol, Temmy Mulyadi menyampaikan sosialisasi dilaksanakan selain untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Kota Tangerang, diharapkan juga agar masyarakat dan tokoh-tokoh agama ikut menjaga kerukunan antar umat beragama dan ikut mensosialisasikan toleransi kepada umat masing-masing sehingga kehidupan antar umat di Kota Tangerang akan semakin rukun dan hidup saling berdampingan satu sama lain.

Adapun sebagai pemateri dalam kegiatan ini yaitu dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Cecep Agus Supriyanta dan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Damanhuri. (rls)

Komentar Anda

comments