Kejari Tigaraksa Kaji Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa 2015

oleh -
Ilustrasi dana desa. (bbs)
Ilustrasi dana desa. (bbs)
Ilustrasi dana desa. (bbs)

Tigaraksa, PalapaNews.com – Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, Faisol membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang menelaah dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) 2015 di Kabupaten Tangerang.

“Masih kita telaah dulu, belum pemanggilan” kata Faisol di ruang kerja (19/4/2016).

Faisol juga membenarkan bahwa sudah ada tim dari Kejari Tigaraksa yang datang ke Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Pemerintahan Desa (BPMPPD) Kabupaten Tangerang untuk meminta berkas LPJ.

“Sudah, sudah. Kita sekarang lagi memeriksa dulu, analisis, lagi Puldata (pengumpulan data), Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),” kata Faisol.

Faisol menyampaikan, ada pihak yang melaporkan terkait dugaan penyelewengan DD 2015 ke Kejari Tigaraksa. Namun sayangnya, kata Faisol, pelapor hanya menyampaikan laporan dan tidak dilengkapi dengan bukti-bukti permulaan.

“Kami harus turun tangan untuk mencari sendiri data-data yang diperlukan. Pelapor juga ngasih cuma surat laporan doang, tidak ada data-data terkait. Jadi kita nyari sendiri,” ujar Faisol.

Sebelumnya, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Kabupaten Tangerang melakukan evaluasi penggunaan dana desa tahun anggaran 2015.

Hasil evaluasi, dana desa di Gembong diduga diselewengkan mencapai Rp383 juta untuk kegiatan pemerintahan dan pos pembangunan fisik sebesar Rp200 juta. Selain itu ada juga dugaan penyelewengan dana desa sebesar Rp123 juta pada bidang pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.

Hal serupa ditengarai terjadi di Desa Sukamurni. Hanya saja, hasil temuan, nominal anggaran yang diduga diselewengkan berbeda. (feb)

Komentar Anda

comments