Paramount Land Luncurkan Milano Village, Compact Custom Homes

oleh -
Peluncuran Milano Village, hunian berkonsep compact custom homes. (ist)
Peluncuran Milano Village, hunian berkonsep compact custom homes. (ist)
Peluncuran Milano Village, hunian berkonsep compact custom homes. (ist)

PalapaNews- Mengawali tahun 2016, Paramount Land hari ini meluncurkan produk terbaru yaitu Milano Village New Design Options, yang menawarkan beragam pilihan dengan konsep Compact Custom Homes, tersedia sebanyak 215 unit rumah dan luas tanah ukuran lebar 6 meter (tersedia 4 tipe tampak depan rumah) dan lebar 5 meter (tersedia 2 tipe tampak depan rumah).

Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land, menjelaskan, Milano Village New–Design Options adalah pengembangan hunian dan pilihan desain tampak rumah, 3 pilihan warna untuk masing-masing tipe rumah serta 3 paket spesifikasi (paket standard, paket bare dan paket deluxe) yang dapat dipilih sesuai selera.

“Dipasarkan mulai Rp 850 Jutaan per unit, mulai dari ukuran  lebar 6 meter (LT 48 m2 / LB 61 m2) dan (LT 48 m2/LB 63 m2) dan lebar 5 meter (LT 40 m2/LB 52 m2). Setiap unit masing-masing memiliki 2 kamar tidur yang luas dengan 1 kamar tidur asisten rumah tangga, gudang, ruang jemur, dan carport,” katanya dalam keterangan pers yang dikirim ke PalapaNews.com, Rabu (13/1/2016).

Pemanfaatan ruang yang optimal menjadi kunci perancangan interior di ‘Milano Village’ dengan memaksimalkan pemanfaatan ruang (floor utilization), tidak ada waste space atau ruang yang tidak produktif, dan menciptakan ruang terbuka yang terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya. ‘Milano Village’ New–Design Options juga menerapkan konsep cross ventilation untuk mendukung gaya hidup modern yang sehat dan ramah lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, mengutarakan, tahun 2016 ini diyakini oleh sejumlah pengamat properti akan berjalan lebih cerah dan lebih baik. Hal ini didukung oleh berbagai faktor diantaranya adanya paket kebijakan pemerintah beberapa waktu lalu dan di awal tahun.

“Seperti dengan ditandatanganinya paket proyek infrastruktur dan pembangunan fisik untuk konektivitas antar wilayah di berbagai daerah. Hal ini tentu saja akan mendorong sektor riil dan meningkatkan daya beli masyarakat,” pungkasnya. (man)

Komentar Anda

comments