Ini Cerita Rekan Kerja dr Andra di Kepulauan Aru

oleh -
Jasad dr Andra tiba di rumah duka, Komplek Pamulang MA. (man)
Jasad dr Andra tiba di rumah duka, Komplek Pamulang MA. (man)
Jasad dr Andra tiba di rumah duka, Komplek Pamulang MA. (man)

PalapaNews- Dokter muda, Dionisius Giri Samudra (24) meninggal karena menderita demam tinggi dan terkena virus campak saat sedang menjalani program internship di RS Cenderawasih, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, sekitar pukul 18.00 WIT, Rabu (11/11/2015).

Salah satu teman sejawat dr Andra saat di Dobo, dr Rio mengatakan kondisi dr Andra saat itu dalam keadaan demam tinggi dan saat itu tidak memungkinkan untuk keluar dari Dobo.

“Pesawat udara untuk evakuasi tidak ada, terlebih jika menggunakan kapal laut. dr Andra diketahui terinveksi virus campak dan demam tinggi. Panasnya sekitar 41 derajat celsius dan ditambah penurunan kesadaran,” ujar Rio saat ditemui di Rumah Duka, Komplek Pamulang Indah (MA), Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Jumat (13/11/2015).

Rumah Duka terlihat dipenuhi para pelayat, isak tangis keluarga dan puluhan ucapan bela sungkawa melalui karangan bunga. Anak ke-2 dari 3 bersaudara Agustinus Mujianto (56) ini juga diketahui baru menjalani program internship selama 5 bulan di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

Sementara Dahril Daud alumnus Universitas Hasanuddin dan Perkum dokter kandungan Banten Anggota FOGI mengatakan, keselamatan seorang dokter saat bertugas juga harus dipikirkan. Menurutnya, jika kondisinya pedalaman seperti itu, dengan keadaan dokter yang sangat lemah, maka sulit untuk diselamatkan. (man)

Komentar Anda

comments