PDAM Tirta Benteng Rampingkan Struktur

oleh -

PDAM Tirta BentengPalapa News- Tiga bagian dari tujuh bagian yang ada di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang dilebur menjadi satu. Hal ini berdasarkan peraturan kementerian dalam negeri.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Suyanto bahwa, awalnya PDAM Tirta Benteng memiliki tujuan bagian, yakni bagian umum, hubungan pelanggan, produksi, teknik, keuangan, perawatan, dan distribusi.

Namun, berdasarkan peratuan menteri dalam negeri, jika PDAM yang memiliki jumlah pelanggan dibawah 30 ribu, maka hanya dibutuhkan empat bagian.

“Jadi kami menyesuaikan saja, sehingga PDAM Tirta Benteng akan berjalan dengan lancar. Dari 7 bagian dirampingkan menjadi 4 bagian. Sedangkan tiga kepala bagian akan diposisikan sebagai kepala cabang wilayah,”ungkapnya.

Ketika ditanya apakah akan ada kendala soal perampingan bagian, Suyanto menegaskan, sama sekali tidak ada hambatan atau pengaruh dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Tangerang tetap berjalan dengan baik,”tegasnya.

Sementara itu, Badan Pengawas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Doddi Efendi menegaskan, jika perampingan bagian di PDAM Tirta Benteng ini sudah sesuai prosedur, dimana dengan jumlah dibawah 30 ribu pelanggan, maka dibutuhkan satu direksi yang diperbantukan dengan 4 kepala bagian.

“Jadi implementasinya sudah jelas, yakni berdasarkan peraturan menteri dalam negeri,” pungkasnya.

Adapun nama-nama pejabat dibagian PDAM Tirta Benteng, yakni Reni menjabat sebagai kepala penelitian dan pengembangan, Edi Kurniadi Anarsis menjabat sebagai kepala bagian hubungan dan pelanggan, Erik menjabat sebagai kepala bagian tehnik, Rusmana menjabat sebagai kepala administrasi dan keuangan, Deni Agustomi menjabat sebagai Kepala Satuan pengawas internal, Toto Sugiarta menjabat sebagai Kepala Cabang 1 (Kecamatan Neglasari, Benda, dan Batu Ceper, Kepala Cabang 2 (Kecamatan Pinang, Cipondoh dan Tangerang).(nai)

Komentar Anda

comments