Uruk Lahan Resapan, Pengembang Diprotes

oleh -
Warga datangi proyek perumahan.(one)
Warga datangi proyek perumahan.(one)
Warga datangi proyek perumahan.(one)

Palapa News- Pengembang Perumahan Kayu Putih Residence di RT 01/RW 07 Kelurahan Sawah, Ciputat, Kota Tangsel diprotes warga. Pasalnya, keberadaan perumahan yang berdiri di atas lahan seluas 4000 meter persegi itu dituding menjadi penyebab banjir.

“Warga tidak pernah memberikan izin pembangunan perumahan kepada pengembang itu,” kata tokoh masyarakat setempat, Ahmad ditemui di lokasi proyek perumahan, Rabu (18/3/2015).

Mantan Ketua RW 07 ini menambahkan lahan milik pengembang itu sudah diuruk sejak dua bulan silam. Selama dua bulan belakangan itulah, lingkungan setempat rutin terendam banjir.

“Bahkan, warga juga ada yang ngungsi selama dua bulan karena rumahnya terus terendam banjir,” kata dia.

Tokoh masyarakat lain, Abdullah Abas mengaku mengalami kerugian sekitar Rp25 juta sejak pengembang menguruk lahan resapan tersebut. Usaha ternak bebek dan ikannya terhenti sejak dua bulan silam, lantaran kerap dilanda banjir.

“Usaha saya berhenti sejak dua bulan lalu dan pekerja juga berhenti, pulang ke kampung karena tidak ada pekerjaan,” tandasnya.

Warga, menurutnya hanya meminta pihak pengembang perumahan kembali membuat saluran drainase. Pasalnya, drainase yang sebelumnya ada di lokasi, telah diurug pihak pengembang.

“Kita hanya ingin pengembang membangun kembali drainase. Itu saja, agar semua lancar,” tegasnya.(one)

Komentar Anda

comments