Modus Pentol Korek, Polisi Bekuk Pembobol ATM

oleh -
Kapolresta Tangerang pamerkan barang bukti.(rul)
Kapolresta Tangerang pamerkan barang bukti.(rul)
Kapolresta Tangerang pamerkan barang bukti.(rul)

Palapa News- Dua pria berinisial AA (35) dan PO (28), akhirnya harus mendekam di penjara. Spesialis pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ini dibekuk petugas saat beraksi di ATM Centre di SPBU Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Lantaran berusaha kabur saat ditangkap, petugas terpaksa menembak kaki kiri kedua komplotan pembobol ATM modus korek api itu. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan puluhan pentol korek dan 10 kartu ATM dari sejumlah Bank.

Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar (Kombes) Irfing Jaya mengatakan modus yang dilancarkan tersangka yakni berpura-pura memberi bantuan saat kartu ATM calon korbannya tertelan mesin ATM. Padahal, sebelumnya tersangka sudah menaruh pentol korek di bagian sisi tempat kartu ATM dimasukan.

“Jadi tersangka pura-pura membantu. Korban diminta memasukan PIN ATM-nya. Karena tidak berhasil keluar, akhirnya korban disarankan meninggalkan mesin ATM dan melapor ke Call Center Bank,” kata Kapolres saat gelar perkara di Mapolsek Serpong, Kamis (13/11/2014).

Setelah berhasil menghafalkan PIN korban, lanjut Kapolres, tersangka lantas menarik batang korek api membiarkan kartu ATM berfungsi di dalam mesin. Karena diawal pelaku sudah menghapal PIN milik korbannya, pelaku pun mengulang kembali memasukan nomor PIN yang sudah diincarnya.

“Jika dilihat isi dari rekening tersebut kecil, maka uang tersebut akan langsung diambil secara cash. Bila jumlahnya puluhan hingga ratusan juta, maka akan ditransfer ke nomor rekening lain yang sudah disiapkan oleh pelaku,” beber Kapolres.

Ia mengaku, baru ada tiga korban yang melapor terkait pembobolan ATM itu. Salah seorang di antaranya, kata dia, mengadu kehilangan uang Rp40 juta. “Saat ditanya kenal tidak dengan orang ini (pelaku), korban tersebut mengangguk dan mengaku sempat dibantu oleh pelaku,” tutur Irfing.(rul)

Komentar Anda

comments