Puluhan Pemilik Tenant Setos Demo

oleh -
Puluuhan pemilik tenant di Setos demo.
Puluuhan pemilik tenant di Setos demo.

TANGERANG- Sedikitnya 59 pemilik tenant, ruko, dan apartemen Serpong Town Square (Setos) melakukan unjuk rasa di gerbang masuk kawasan bisnis tersebut, Selasa (10/7/2012). Mereka menuntut manajemen mengganti kerugian yang mereka alami karena merasa dibohongi pengembang.

“Sejak mempromosikan kawasan ini, manajemen PT Dinamika Karya Utama (pengembang Setos) menyatakan bahwa Setos proyek besar dengan konsep 4 in 1, dengan jaminan akan ramai. Kenyataannya, keramaian hanya bertahan 1 tahun pada tahun 2003, dan sampai kini kawasan ini mati,” kata Andre, Wakil Koordinator Paguyuban Tenant Setos.

Andre mengatakan, manajemen Setos sudah ingkar janji berkali-kali kepada pembeli tenant, ruko dan apartemen. Seperti menjanjikan akan bergabungnya tenant besar yang menjadikan kawasan ini ramai. Namun sebaliknya, kawasan ini tetap sepi.

“Kerugian yang kami alami hingga Rp 19 miliaran. Sebab, saat kami beli antara 100 juta-600 juta tidak ada keuntungan yang kami dapatkan. Justru kami merugi. Makanya, kami minta uang kembali berlipat kali dari harga yang kami beli,’ imbuhnya.

Kuasa Hukum Paguyuban Tenant Setos, Andar Manik, mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak manajemen atas keluhan kliennya. Namun, mediasi selalu mentok. “Karena jalan mediasi sudah, kami akan meneruskan hal ini ke Mabes Polri dengan pasal Pembohongan dan Penipuan,” ucapnya.

Terpisah, Direktur Wilayah PT Dinamika Karya Utama, Herino Fitriono, mengaku pihaknya sudah layani dengan baik semua pembeli. Bahkan, sempat ditawarkan agar dilakukan relokasi dan tukar guling kepada pemilik tenant yang merasa tidak nyaman ke proyek lain di kawasan Jabodetabek.

“Kami sudah tawarkan tukar guling, namun mereka belum mau. Padahal, jika saja mereka mau,  mereka bisa maksimalkan unit di tempat baru yang kami berikan,” jelasnya.

Dengan unit gedung sebesar Setos, kata dia, bukan perkara mudah untuk meninggalkannya begitu saja. Jalinan kerajsama dengan pihak lain terus diupayakan agar kawasan ini kembali ramai seperti awal-awal pendiriannya.(nai)

Komentar Anda

comments