Gepeng Bakal Banjiri Tangsel

oleh -

SERPONG- Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Tangsel diprediksi naik 5 persen. PGOT ini, datang dari sejumlah daerah untuk mengais rezeki selama ramadan.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel hingga Juni 2012, PGOT sebanyak 1.055. Dengan rincian gelandangan sebanyak 47, pengemis 100, eks narapidana (Napi) 118, anak berhubungan dengan hukum 36, Napza 215, penderita HIV 326 serta anak jalanan 163.

Kadisosnakertrans Kota Tangsel Purnama Wijaya, mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan razia gabungan yang pernah dilakukan oleh pihaknya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mayoritas PGOT berasal dari luar kota Tangsel.

“Kita terus melakukan penertiban terhadap anak-anak jalanan, terlebih masuk musim liburan dan menjelang puasa ini. Kemungkinan dalam bulan Juli ini akan ada peningkatan lima persen,” ungkapnya, Jumat (6/7/2012).

Kenaikan tersebut, kata Purnama, dikarenakan menjelang puasa, banyak kaum urban atau pendatang dari daerah lain mengadu nasib di pemekaran Kabupaten Tangerang, ini dengan melakukan pekerjaan seperti mengemis.

“Gelandangan, pengemis serta anak jalanan yang diperkirakan meningkat karena liburan sekolah serta bulan puasa,” kata mantan Camat Ciputat Timur itu.

Purnama mengaku kesulitan untuk mencegah PGOT yang beroperasi dirumah-rumah ibadah, karena tidak ada peraturan yang melarang. Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan anak-anak tersebut walaupun belum memiliki tempat panti rehabilitasi penyandang sosial.

“Pembinaan akan dilakukan dengan melakukan kerjasama ke rumah penyandang sosial di Pasar Rebo, Bogor dan Depok,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi bertambahnya gepeng dan anjal, sambung Purnama akan mengintensifkan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk penertiban. Untuk anjal didominasi anak-anak- putus sekolah. Untuk itu, dalam setiap penertiban anjal diberikan pembinaan dan pelatihan.

“Kebanyakan anak-anak putus sekolah ini dapat dibina dan didik menjadi anak yang bermanfaat dengan diberikan pembimbingan pelatihan di tempat rehabilitasi,” ucapnya. (kie)

Komentar Anda

comments