Pendapatan Daerah Anjlok Akibat Covid-19, Mal dan Restoran di Tangsel Mulai Dibuka

Palapanews.com- Pembukaan mal dan tempat makan menjadi salah satu strategi Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) untuk menekan angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih rendah akibat pandemi Covid-19.

“Hingga saat ini, PAD kita baru mencapai sekira 20 persen dari target Rp2 triliun pada tahun ini. Padahal biasanya, pertengahan tahun mencapai 50 persen. Tetapi akibat adanya pandemi, capaian 20 persen saja sudah lumayan,” ujar Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2020).

Terkait pembukaan mal, menurutnya hingga saat ini, hanya ada satu mall di Tangsel yang sudah beroperasi, yakni Teras Kota dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara, Bintaro Jaya Xchange dan mal besar lainnya masih mematangkan protokol Covid-19 agar mendapat surat izin operasi dari gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Tangsel.

Ia juga menjelaskan, di PSBB perpanjangan keempat ini, sektor seperti rumah makan dan mal, saat ini bisa buka seperti biasanya tetapi tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19.

“Yang kemarin itu relatif hanya sebelas urusan sektor dengan pengecualian. Sekarang toko obat juga kita perkenankan untuk dibuka. Kemudian juga mal, itu dengan sebuah kajian boleh buka,” jelas Benyamin.

Tak hanya itu saja, Pemkot Tangsel juga memperbolehkan toko emas atau perhiasan boleh dibuka.

“Kenapa bisa dibuka, walaupun tidak terkait dengan perekonomian? Karena orang menjual emas untuk kecukupan ekonominya,” imbuhnya.

Akan tetapi, untuk sektor wisata atau hiburan di Tangsel masih belum bisa dibuka, seperti Taman Kota, Jalatereng Riverpark, Hutan Kota Jombang, menunggu situasi dapat dikendalikan. (nad)