Palapanews.com- Puluhan siswa SMP Pembangunan Jaya Bintaro turut hadir dalam pemakaman Jaksa Dodi Junaidi di TPU Kampung Kongsi, Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (5/11/2018).
Mereka adalah teman sekelas Muthia Elvaretta Sidik, anak sulung almarhum jaksa Dodi yang merupakan siswa kelas 7C di SMP Pembangunan Jaya Bintaro.
“Sebanyak 24 teman-teman dan guru-gurunya hadir unuk memberi support dan menghibur Muthia. Bahkan kami sudah kerumah duka sejak hari Rabu lalu,” ujar Tri Rini, Wakil Kepala SMP Pembangunan Jaya usai pemakaman.
Sebagai seorang Wakil Kepala Sekolah, ia mengungkapkan sosok anak sulung dari jaksa Dodi di sekolah. Tak lupa, Rini selalu memberikan motivasi kepada siswa didiknya yang sedang mengalami cobaan.
“Muthia itu ceria dan baik banget. Dia juga terlihat tabah sejak pertama mengetahui jatuhnya pesawat. Karena anak sulung, Muthia anaknya menjaga mamanya banget,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.
Jenazah yang dimakamkan hari ini adalah satu dari empat jaksa korban pesawat Lion Air JT-610 telah diidentifikasi atas nama Dodi Junaidi usia 40 tahun.
Sebelumnya jenazah disemayamkan di Kejaksaan Agung RI kemudian dibawa ke Masjid At Tajriyah. Proses penyerahan dibuat sesederhana mungkin dan secara kenegaraan yang diatur oleh Kejaksaan Negeri Agung RI.
“Sebagai penghormatan terakhir bagi Almarhum yang menjadi korban saat menuju tempat bertugasnya di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang pada Senin pagi (29/10/2018) lalu,” ujar Kajari Tangerang Selatan, Bima Suprayoga di rumah duka Jl. H. Sidup, No. 48 RT 04/03, Ciputat Timur, Minggu (4/11/2018) malam. (nad)
