Palapanews.com- Pembangunan proyek jalan layang atau fly over di perlintasan sebidang rel kereta api Jalan RE Marthadinata, Kota Bogor dimulai. Progresnya sudah masuk pada tahap pembebasan lahan dan pembongkaran bangunan yang ada di pinggir jalan utama.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan proyek senilai Rp97 miliar ini akan dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya, dengan PT Brantas Abipraya selaku kontraktor kerja.
“Kami memastikan pelaksanaan proyek tidak akan menganggu kondisi lalu lintas, tidak ada penutupan di lapangan,” katanya.
Sementara Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan Pemerintah Kota Bogor akan tetap membuka arus lalu lintas agar bisa dilalui oleh masyarakat
“Tidak akan ada penutupan secara total, hanya ada penyesuaian-penyesuaian, jalan makin dipersempit,” katanya.
Menurut Bima, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Kepolisian terkait penyesuaian arus lalu lintas selama proyek berlangsung.
“Kita berharap kalau warga sudah paham akan ada pembangunan. Pembangunan ini menuju Jalan RE Marthadinata bebas hambatan, jadi ada masa pedihnya,” tandasnya. (kj/red)
