Sepanjang 2017, 18 Pelajar di Tangsel Jalani Rehabilitasi

BNN Tangsel rehabilitasi 18 pelajar selama 2017. (nad)

Palapanews.com- Selama kurun waktu satu tahun, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah merehabilitasi 18 pelajar. Rinciannya, satu pelajar SMP, 14 pelajar SMA dan 3 mahasiswa.

Berdasarkan data dari BNN Kota Tangerang Selatan, jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebanyak 37 orang.

Vinna Tauria, Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Tangsel mengatakan sebanyak 20 persen pelajar yang terkena narkotika, dilakukan assesmen terlebih dahulu. Kemudian diketahui bahwa mereka mendapatkan barang dari lingkungan bermain di luar sekolah.

“Kebanyakan pelajar tersebut memakai ganja dan obat penenang karena dinilai murah harganya,” ujarnya kepada awak media di Kantor BNN Tangsel, Rabu (7/2/2018) kemarin.

Menurut data pemakai, kata dia, kebanyakan barang haram ini didapat dari teman-teman nongkrongnya yang lebih dewasa hingga pelajar tak mampu menolak. Alasan lain pelajar lebih banyak terkena adalah karena sedang menjadi jati diri dan suka mencoba, seperti salah satu mahasiswa yang sedang menjalani rawat inap di Balai Rehabilitasi.

Kepala BNN Kota Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Heri Istu mengatakan pihaknya terus berupaya menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di kota perdagangan dan jasa ini. Pihaknya juga terus menggiatkan berbagai upaya pencegahan.

“Seperti mengadakan sosialisasi bahaya narkoba di masyarakat, cek urin secara berkala dikalangan pelajar dan kalangan pegawai, baik pemerintahan ataupun swasta,” ungkapnya.

Heri mengimbau kepada masyarakat agar menjauhi narkoba. “Kita bersama-sama perangi narkoba demi generasi penerus bangsa,” tutupnya. (nad)