Bidik Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang, Mustofa Bicara Kepemimpinan dan Kaderisasi

Palapanaews.com- Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang, Mustofa Kamaludin, menyatakan kesiapannya mengikuti proses seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang untuk menggantikan almarhum Rusdi Alam.

Mustofa mengatakan, keputusannya maju dalam proses pendaftaran dilandasi keinginan untuk ikut berkontribusi dalam memajukan Kota Tangerang. Di sisi lain, sebagai kader Partai Golkar, ia menilai setiap kader memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses tersebut.

“Prinsip hidup saya dari dulu adalah berani memimpin dan siap untuk dipimpin. Semua kader yang ada di Fraksi Golkar saat ini adalah kader-kader terbaik yang punya motivasi sama untuk memajukan Kota Tangerang,” ujar Mustofa saat ditemui di Kota Tangerang, Kamis (13/8/2026) malam.

Menurutnya, kesiapan menjadi calon Ketua DPRD tidak hanya berkaitan dengan keberanian untuk mendaftarkan diri, tetapi juga kesiapan menerima amanah sekaligus konsekuensi yang menyertainya.

“Kalau persoalan siap, tidak mungkin saya mencalonkan diri jika tidak siap menerima amanah dan konsekuensinya,” katanya.

Mustofa merupakan salah satu figur yang relatif muda di DPRD Kota Tangerang. Ia juga belum genap dua tahun menjalankan tugas sebagai anggota legislatif.

Meski demikian, ia menilai pengalaman berorganisasi sejak tingkat bawah menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Selain pengalaman di organisasi kepemudaan, Mustofa saat ini terlibat dalam sejumlah Alat Kelengkapan Dewan (AKD), termasuk Badan Anggaran (Banggar).

Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi bekal untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan DPRD maupun di luar lembaga legislatif.

“Hubungan emosional harus kita jaga dengan baik, baik dengan internal partai, jajaran eksekutif melalui TAPD, teman-teman media, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Mustofa, dinamika di DPRD membutuhkan kemampuan membangun komunikasi dan beradaptasi dengan berbagai kepentingan. Hubungan yang baik, kata dia, akan membantu menjaga suasana kerja tetap kondusif meski terdapat perbedaan pandangan.

“Amanah yang diberikan itu harus dijalani dengan bersyukur dan dinikmati tanpa perlu bertindak aneh-aneh. Kami di DPRD sering berkomunikasi dan beradaptasi dengan teman-teman lintas partai. Jika hubungan emosional kita baik, dinamika internal maupun eksternal pasti bisa dihadapi dengan baik,” tuturnya.

Taat Instruksi Partai

Terkait pencalonannya, Mustofa menegaskan posisi pimpinan DPRD dari Fraksi Golkar nantinya harus tetap sejalan dengan arah kebijakan serta instruksi struktur kepemimpinan partai.

Ia juga menilai masukan dari tokoh agama dan lembaga mitra pemerintahan menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi kelembagaan DPRD.

“Prinsipnya sami’na wa ato’na, kami mendengar dan kami taat terhadap perintah partai. Nasihat dan wejangan dari para kiai, MUI, serta arahan dari lembaga seperti KPK dan BPK saat bimbingan teknis harus kita jalankan sebagaimana mestinya, jangan sampai keluar dari rel aturan,” kata Mustofa.

Sementara terkait proses seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang, Mustofa menyerahkan sepenuhnya mekanisme penilaian kepada Tim Seleksi DPD Partai Golkar Kota Tangerang.

Ia juga menyatakan siap menerima hasil seleksi dan mendukung siapa pun kader yang nantinya ditetapkan partai untuk menduduki kursi Ketua DPRD Kota Tangerang.

“Saya serahkan sepenuhnya kepada tim seleksi. Siapa pun yang nanti ditetapkan, tentu harus kita dukung bersama,” pungkasnya. (ydh)