Kenapa Data Analytics Bisa Diimplementasikan di Semua Karier?

Palapanews.com – Di era kerja yang semakin data-driven, kemampuan memahami dan mengolah data tidak lagi hanya dibutuhkan oleh seorang Data Analyst. Hampir setiap pekerjaan berhubungan dengan data, mulai dari marketing, sales, HR, finance, hingga operations.

Marketing memiliki data campaign dan pelanggan. Sales memiliki data penjualan dan transaksi. HR memiliki data karyawan dan recruitment. Sementara finance memiliki data pemasukan dan pengeluaran. Hal ini membuat data analytics menjadi salah satu skill yang bisa diterapkan di berbagai bidang karier.

Lantas, mengapa data analytics bisa digunakan di berbagai pekerjaan?

Apa Itu Data Analytics?

Data analytics adalah proses mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Sederhananya, data analytics membantu kita memahami apa yang sedang terjadi, mengapa hal tersebut terjadi, dan keputusan apa yang sebaiknya diambil berdasarkan data.

Kemampuan ini tidak hanya dibutuhkan oleh orang yang bekerja sebagai Data Analyst. Selama pekerjaan tersebut menggunakan data untuk memahami kondisi atau mengambil keputusan, data analytics dapat digunakan.

Mengapa Data Analytics Bisa Diterapkan di Semua Karier?

1. Hampir setiap pekerjaan menggunakan data

Hampir setiap pekerjaan berhubungan dengan data. Marketing punya data campaign dan pelanggan, sales punya data penjualan, HR punya data karyawan, sedangkan finance punya data pemasukan dan pengeluaran.

Karena itu, data analytics bisa digunakan di berbagai bidang. Yang berbeda hanyalah jenis data dan kebutuhan masing-masing pekerjaan.

Misalnya, marketer bisa menganalisis data untuk melihat campaign yang paling efektif. Sementara HR bisa menggunakan data untuk melihat pola recruitment atau turnover karyawan.

2. Membantu mengambil keputusan

Dalam pekerjaan, keputusan tidak selalu bisa dibuat berdasarkan intuisi saja. Data dapat membantu memberikan gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan langkah.

Contohnya, ketika penjualan menurun, tim sales bisa melihat data untuk mencari tahu penyebabnya. Apakah produk tertentu mengalami penurunan? Apakah ada wilayah yang penjualannya lebih rendah? Atau apakah jumlah pelanggan ikut berkurang?

Dengan melihat data, keputusan yang diambil bisa lebih sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

3. Membantu menemukan dan menyelesaikan masalah

Data analytics juga bisa membantu menemukan penyebab dari suatu masalah.

Misalnya, ketika jumlah pelanggan menurun, perusahaan bisa menganalisis data transaksi dan perilaku pelanggan untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Cara yang sama bisa diterapkan di bidang lain. HR dapat menganalisis turnover karyawan, marketing dapat melihat campaign yang kurang efektif, sedangkan tim operations dapat mencari proses kerja yang kurang efisien.

Masalahnya bisa berbeda, tetapi data dapat membantu kita memahami masalah dan menentukan solusi yang lebih tepat.

“Di dunia kerja, data membantu kita melihat kondisi secara lebih objektif, bukan hanya berdasarkan asumsi. Dengan kemampuan data analytics, tim dapat memahami masalah lebih dalam dan mengambil keputusan yang lebih tepat sesuai kebutuhan bisnis.” Ungkap Yovita, selaku Manager Program DQLab.

Contoh Penerapan Data Analytics di Berbagai Karier

Menariknya, seseorang tidak harus menjadi Data Analyst untuk menggunakan data analytics dalam pekerjaannya.

Seorang marketer dapat menggunakan data untuk mengevaluasi performa campaign. Misalnya, dengan melihat conversion rate, engagement, atau jumlah pelanggan yang diperoleh dari setiap channel, marketer dapat mengetahui strategi mana yang memberikan hasil terbaik.

Di bidang sales, data analytics dapat digunakan untuk memahami pola penjualan. Sales dapat melihat produk yang paling banyak terjual, wilayah dengan performa terbaik, hingga periode dengan penjualan tertinggi. Informasi tersebut dapat membantu menentukan strategi penjualan berikutnya.

Sementara itu, seorang HR dapat menggunakan data untuk memahami kondisi karyawan. Data recruitment dapat membantu melihat sumber kandidat yang paling efektif, sedangkan data turnover dapat digunakan untuk melihat pola karyawan yang keluar dari perusahaan.

Di bidang finance, data analytics dapat membantu menganalisis pemasukan, pengeluaran, revenue, dan biaya operasional. Dari data tersebut, tim finance dapat melihat tren keuangan dan membantu perusahaan menentukan prioritas pengeluaran.

Begitu juga dengan product dan operations. Tim product dapat menganalisis data pengguna untuk mengetahui fitur yang paling banyak digunakan, sedangkan tim operations dapat menggunakan data untuk melihat proses kerja yang kurang efisien.

Dari berbagai contoh tersebut, terlihat bahwa data analytics dapat menyesuaikan dengan kebutuhan setiap bidang. Tools dan jenis data yang digunakan mungkin berbeda, tetapi tujuannya tetap sama: menggunakan data untuk mendapatkan insight dan membuat keputusan.

Data Analytics sebagai Skill untuk Mengembangkan Karier

Kemampuan data analytics semakin relevan karena banyak perusahaan membutuhkan keputusan yang cepat dan berbasis data.

Bagi profesional, skill ini dapat membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan lebih efektif. Bagi fresh graduate, data analytics bisa menjadi salah satu skill yang dikembangkan untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sementara bagi career switcher, data analytics dapat menjadi kompetensi baru untuk membuka peluang karier di bidang yang lebih data-driven.

Namun, belajar data analytics tidak berarti harus langsung menguasai semuanya.

Kamu bisa mulai dari memahami konsep dasar data, kemudian mempelajari tools seperti Excel, SQL, dan data visualization. Setelah itu, kemampuan analisis bisa dikembangkan melalui latihan dan project yang sesuai dengan kebutuhan bidangmu.

Yang paling penting adalah memahami bagaimana data dapat digunakan untuk menjawab masalah di bidang yang kamu tekuni.

Siap Mulai Belajar Data Analytics?

Data analytics bukan hanya skill untuk orang yang bekerja sebagai Data Analyst. Marketing, sales, HR, finance, product, operations, dan berbagai bidang lainnya juga dapat memanfaatkan data untuk memahami kondisi, menemukan insight, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Kalau kamu ingin mulai mengembangkan skill data analytics dari dasar, DQLab punya kesempatan Beasiswa Data Analytics yang bisa kamu manfaatkan untuk mulai belajar.

Melalui pembelajaran yang terstruktur, kamu bisa mengenal konsep data analytics, mempelajari tools yang relevan, dan mengasah kemampuan melalui berbagai latihan dan project.

Jadi, tidak perlu menunggu sampai mahir untuk mulai belajar. Manfaatkan kesempatanmu untuk upgrade skill dan mulai perjalanan di dunia data.

Claim Beasiswa Data Analytics DQLab melalui tautan berikut https://bit.ly/DQMEDIA. (rls/bd)