Masjid Ar Ruhamaa Peringati Isra Mi’raj 1445 Hijriah

Palapanews.com- Dalam sejarah Islam, peringatan Isra Mi’raj menjadi salah satu peristiwa penting. Isra Mi’raj merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang kemudian dilanjutkan hingga ke Sidratul Muntaha dalam satu malam.

Kisah ini menjadi cikal-bakal kewajiban salat lima waktu bagi umat muslim. Oleh karna itu, kaum muslimin selalu memperingati Isra Mi’raj setiap tanggal 27 Rajab atau bulan ketujuh kalender hijriah, yang pada kalender Masehi tahun 2024 jatuh pada 8 Februari 2024.

Di Perumahan Griya Cimangir, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, peringatan Isra Mi’raj dipusatkan di Masjid Ar Ruhamaa di lingkungan perumahan. Peringatan Isra Mi’raj digelar pada 29 Rajab 1445 Hijriah atau 10 Februari 2024, setelah salat Isya dengan mengundang KH Ahmad Subhan Hasyim, sebagai penceramah.

Jamaah masjid Ar Ruhamaa. Foto: Ist

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ar Ruhamaa, Samsul Hilal mengatakan peringatan Isra Mi’raj di Masjid Ar Ruhamaa tahun ini mengambil tema “Peradaban Semakin Maju, Keimanan Semakin Tangguh”. Kemajuan teknologi dewasa ini, harus dibarengi dengan keimanan yang juga harus semakin kuat.

“Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Ar Ruhamaa menjadi momen untuk meningkatkan iman dan takwa. Harapannya, jamaah bukan hanya datang saat hari besar saja, tapi juga setiap hari datang salat lima waktu di masjid. Ini sebagai bentuk memakmurkan masjid,” katanya.

Melalui momen peringatan Isra Mi’raj ini, ia juga berharap para remaja di sekitar Masjid Ar Ruhamaa untuk kembali aktif berkegiatan di masjid melalui wadah Remaja Islam Masjid (RISMA).

Antusias, jamaah Masjid Ar Ruhamaa pada peringatan Isra Mi’raj. Foto: Ist

“Ini pesan guru kita KH Abbas Hurobby, agar warga Griya Cimangir, khususnya jamaah Masjid Ar Ruhamaa untuk kembali memkamurkan masjid. Dorong putra maupun putrinya untuk terlibat aktif dalam RISMA. Melalui momentum ini mari kita bangun masjid bersama agar terus maju,” tandasnya.

Dalam ceramahnya, KH Ahmad Subhan Hasyim mengatakan banyak pelajaran yang dapat diambil dari Isra Mi’raj. Salah satunya, adalah Isra’ Mi’raj merupakan mukjizat Nabi Muhammad dengan perjalanannya dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.

“Ini memberikan pelajaran bagi umat Islam agar berpikir ilmiah untuk kemajuan umat dan bangsa. Umat diajarkan untuk tidak hanya melek soal agama saja, tapi juga soal sains dan teknologi. Perjalanan Isra Mi’raj adalah sains dan teknologi tingkat tinggi yang menjadi salah satu tolok ukur kemajuan sebuah umat dan bangsa,” tandasnya. (red)