Palapanews.com- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang harus mampu melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin saat memimpin apel pagi pegawai Perumda Tirta Benteng yang diikuti seluruh pegawai serta jajaran direksi yang berlokasi di kantor Perumda Tirta Benteng, Kecamatan Neglasari.
Nurdin menyampaikan, dengan kapasitas produksi sebesar 1.900 liter/detik dan pelanggan sebanyak 101.000 Sambungan Rumah (SR), Perumda Tirta Benteng harus menjawab tantangan dan juga memenuhi harapan masyarakat sebagai pengguna layanan air bersih dari Pemerintah Kota Tangerang.
“Yang harus dilakukan, bagaimana kita menyediakan layanan air bersih sesuai harapan masyarakat,” ungkap Nurdin, Selasa, 16 Januari 2024.
Nurdin menjelaskan, salah satu cara untuk mengukur kepuasan pelanggan layanan Perumda Tirta Benteng adalah dengan menghitung jumlah keluhan yang masuk dalam sebuah rentang waktu tertentu.
“Selama masih ada komplain berarti masih ada hal yang harus diperbaiki dari layanan kita,” jelasnya.
Pelanggan yang merasa kecewa, kata Nurdin, secara mekanisme pasar akan mencari opsi lain untuk memenuhi kebutuhan, namun karena layanan air bersih hanya dilakukan oleh Perumda Tirta Benteng maka masyarakat tidak dapat memilih penyedia lain yang setara.
“Untuk itu, kita harus terus tingkatkan kualitas layanan, agar kebutuhan air bersih di Kota Tangerang terpenuhi dengan baik,” papar Nurdin.
Diketahui, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang telah melakukan tandatangan kontrak dengan perusahaan pemenang tender yakni Konsorsium Palyja Aetra dengan perkiraan nilai investasi Rp 2.1 triliun yang berlokasi di Kantor Kementerian PUPR, Kamis, 21 Desember 2023.
Berdasarkan surat penetapan pemenang lelang dari penanggungjawab proyek kerjasama (PJPK) Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang, nilai penawaran capex senilai Rp 2.118.881.505.410, dan nilai negosiasi capex senilai Rp 1.940.733.788.500.(ydh)
