Palapanews.com- Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Haram di Mekah, menuju Masjid Aqsa di Jerusalem. Sementara Miraj adalah naiknya Nabi ke langit hingga ke Sidaratul Muntaha. Perjalanan yang di luar nalar itu terjadi dalam satu malam tepatnya pada tanggal 27 Rajab.
Peristiwa ini adalah pemberian istimewa yang hanya diberikan oleh Allah SWT kepada nabi dalam peristiwa Isra Miraj, yang belum pernah diberikan kepada para nabi-nabi yang lain sebelum Rasulullah. Hal ini untuk menegaskan kembali betapa mulia dan agungnya nabi dan umatnya.
Meneladani peristiwa itu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan untuk menunjukan bangsa yang baik perlu membentuk kebersamaan dan gotong royong dalam hal kebaikan. Hal itu dapat dilakukan mulai dari diri sendiri yang mau berusaha dan berani mencoba melakukan perubahan dalam dirinya.

“Kita telah mampu mengalahkan musuh besar dalam diri dan itu sudah menang, Inilah rakyat pancasila. Sebagai bangsa jangan sampai lupa untuk terus berusaha menyumbangkan segala hal, apapun itu yang mampu harta beri harta dan sebagainya karena tanpa bersama dan gotong royong mustahil dapat membangun bangsa,” kata Ben.
Dengan kegiatan peringatan Isra Miraj menjadi sebuah pembelajaran bagi umat untuk terus berjalan dan berubah menjadi bangsa yang semakin baik.
“Sebagai bangsa yang memegang pancasila kita punya nilai-nilai sadar yang itu merupakan bagian dari kebersamaan untuk menciptakan kebaikan, bekerja sama dalam hal baik mengadakan acara menyambut Isra Miraj,” ujarnya.
Terakhir, Benyamin berpesan selain untuk terus menjaga semangat bergotong royong, warga diharapkan dapat menanamkan dua dimensi dalam menghadapi tantangan bangsa.
“Ajak anak-anak kita generasi setelah kita untuk kembali kepada sejatinya bangsa Indonesia yang guyub dan kembali seperti apa yang diajarkan alim ulama. Tanamkan dua dimensi, yaitu akhlak atau akal serta hati nurani yang dipenuhi iman dan takwa untuk dapat memilah dan memilih mana yang benar dan bermanfaat terutama dalam menghadapi perubahan zaman,” ungkap Ben. (adv)
