Kuliah Perdana dan Sidang Senat Terbuka UMN : Sigap Meraih Peluang Pasca-pandemi

Palapanews.com – Mahasiswa baru Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengikuti kuliah perdana secara luring, setelah lebih dua tahun kampus menyelenggarakan kelas secara daring. Kegiatan tatap muka ini, berlangsung pada Jumat (19/8/2022).

CO Founder & CEO Kopi Chuseyo Daniel Hermansyah di hadapan 500 perwakilan mahasiswa baru yang hadir, menyerukan slogan yang banyak beredar di iklan, “Mulai Aja Dulu”.

Wirausahawan muda ini, menjadi tamu kuliah perdana dan sidang senat terbuka 2022 bertema “Sigap Meraih Peluang Pasca-pandemi” untuk menginspirasi mahasiswa angkatan baru di masa pemulihan pasca-pandemi. Ia juga adalah alumni UMN Program Studi Akuntansi tahun 2010.

Daniel Hermansyah memulai karirnya sebagai Managing Director Dreambox Branding Consultant selama tujuh tahun, sebelum akhirnya membangun Kopi Chuseyo pada 2019. Daniel memiliki ketertarikan pada kopi bertahun-tahun, dan penggemar K-Pop sejak 2006. Gabungan keduanya membawanya pada misi menjadikan Kopi Chuseyo sebagai top-of-mind brand bagi para penggemar K-POP.

Baca juga : OMB UMN 2022 Turut Ciptakan Kampus Bebas Narkoba, Perundungan, dan Kekerasan Seksual

“Siapa yang penggemar K-Pop atau K-Drama?” tanya Daniel kepada semua hadirin senat. Ia menuturkan bahwa gelombang Korea melanda dunia, dan di Indonesia, jumlahnya lebih banyak di masa pandemi.

Menurutnya ini adalah potensi yang besar. Ketika menceritakan ini, slide yang muncul adalah para pesohor yang sudah datang dan menikmati Kopi Chuseyo. Sebutlah nama-nama seperti Helmy Yahya, Teten Masduki, Kak Seto, Erick Thohir, Raffi Ahmad.

Rektor UMN Dr. Ninok Leksono, M.A. dalam sambutannya menyinggung pelaksanaan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) yang berbarengan dengan perayaan kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

“Saat ini kita mendapat tiga hikmah kemerdekaan, yaitu hidup di alam merdeka, menikmati kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan dengan berkontribusi. Berkontribusi yang dimaksud adalah menghasilkan karya-karya terbaik,” tegasnya.

Baca juga : Bebas Perpeloncoan, OMB UMN 2022 Fokus Tanamkan Nilai Juang

Meskipun menurut Dr. Ninok, tantangan yang dihadapi pemuda sekarang lebih besar oleh datangnya revolusi industri dan digital, perang, ancaman virus, disrupsi goncangan. Untuk menghadapi semua itu perlu untuk memiliki teamwork.

Dr. Ninok menyampaikan bahwa menikmati kehidupan mahasiswa sebagai kesempatan emas. Ia berpesan, sembari menyitir ungkapan berbahasa Perancis yang artinya: dalam setiap kehormatan ada tanggung jawab.

Diinformasikan, tahun ini UMN menerima 3.000 lebih mahasiswa, termasuk mahasiswa yang berasal dari program UTS Global Ambassador Scholarships yang berasal dari Yeman, Belarus, Sierra Leone, Pakistan, dan Iran.

Selain itu juga mahasiswa dari program beasiswa Kemendikbudristek melalui skema Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau lebih dikenal dengan Beasiswa ADik Papua, Papua Barat, TKI dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diwujudkan melalui KIP Kuliah.

Baca juga : Gelar Hari Briefing OMB UMN 2022, Pijakan Awal Bangun Daya Juang Peserta

Kuliah perdana dan sidang senat terbuka 2022 hari ini diselenggarakan secara hybrid, disiarkan dari tiga tempat yaitu, Function Hall, Lecture Hall, Lecture Theatre, serta melalui Zoom. Acara diikuti oleh 13 program studi jenjang sarjana, dua prodi jenjang magister, dan satu jenjang diploma. Hadir pula tamu kehormatan dewan pembina dan ketua Yayasan Multimedia Nusantara.

Kuliah perdana dimulai dengan pembukaan oleh rektor, pelantikan mahasiswa baru, kemudian pengucapan janji mahasiswa yang diwakili oleh bebrapa mahasiswa diantaranya; Program Studi Perhotelan (Yoshella Yuliana), Program Studi Akuntansi (Azka Zhafirah Rajb), Program Studi Ilmu Komunikasi (Elsa Fitri), Program Studi Desain Komunikasi Visual (Jessica Marella), dan Program Studi Informatika (Hito Kawiswara). (rls/bd)

Komentar Anda

comments