Realisasi Investasi di Kota Tangerang Tembus Rp11,18 Triliun

Palapanews.com- Dalam rangka peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang dalam bidang perizinan, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang yang bekerjasama dengan Kementerian Investasi/BKPM menggelar Diklat Pelatihan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Penanaman Modal Tingkat Dasar.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman didampingi Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Dedi Suhada hadir sekaligus membuka pada acara tersebut menyampaikan realisasi investasi di Kota Tangerang dari bulan Januari sampai dengan Oktober Tahun 2021 mencapai Rp. 11,18 Triliun dari target RPJMD untuk Tahun 2021 sebesar Rp. 8,7 Triliun telah melampaui dari target RPJMD Kota Tangerang.

“Hal ini menunjukan bahwa Kota Tangerang masih memiliki daya tarik bagi investor untuk berinvestasi,” ucap Herman saat ditemui di Ruang Al-Amanah, Selasa, 1 Desember 2021.

Sekda menyampaikan, keberadaan investor sangatlah penting dan merupakan mitra bagi Pemerintah Daerah sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.

“Selain akan membuka lapangan kerja juga merupakan sumber pendapatan daerah, dengan meningkatnya kemampuan keuangan daerah berdampak pada peningkatan kualitas SDM dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung perekonomian di Kota Tangerang,” ujar Herman.

Sekda berharap, dengan adanya pelatihan ini, para ASN yang mengikuti diklat dapat meningkatkan pemahaman mengenai ketentuan pelaksanaan penanaman modal dan penyelenggaraan perizinan berusaha berbasi resiko.

“Sehingga kita dapat memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan kompetensi dan kelayakan kita sebagai Aparatur Negeri Sipil yang professional dalam menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat,” papar Herman.

Sebagai informasi, Kegiatan Pelatihan Pelatihan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Penanaman Modal Tingkat Dasar ini dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 1 Desember sampai 3 Desember 2021 dengan dipesertai sebanyak 40 orang dari perwakilan beberapa OPD terkait.(ydh)

Komentar Anda

comments