Anak Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Datangi Polres Tangsel

oleh -
Ibu kandung korban, Nawati. Foto: Nad

Palapanews.com- Nawati (32), ibu kandung gadis berinisial W (15) yang menjadi korban kekerasan oleh bapak kandung dan ibu tiri mendatangi Mapolres Tangsel, pada Jumat (30/7/2021) kemarin.

Kedatangan Nawati, guna melengkapi berkas laporan yang dilayangkannya dengan nomor TBL/B/948/VII/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA.

“Tadi dari atas laporan sudah diterima, tinggal menunggu hasil visum sama alamat saksi. Kalau alamat saksi saya kirim malam ini, hari Senin dipanggil saksi dan pelaku. Kalau alamat pelaku sudah ada, jadi tinggal alamat saksi,” papar Nawati di Mapolres Tangsel.

Nawati juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah merespons laporannya.

“Syukur Alhamdulillah polisi sudah merespons. Saya tinggal menunggu hasilnya setelah selesai ada pemanggilan ini,” ujarnya.

Sebagai ibu kandung dari W, ia berharap pelaku kekerasan terlebih dilakukan bapak kandung dan ibu tiri harus menerima hukuman setimpal.

“Mudah-mudahan polisi mengurusnya benar supaya ada tindak pidananya, biar cepat selesai, anak saya juga tenang. Soalnya kita sekarang tinggal di negeri hukum, ditambah lagi yang melakukan ayah kandung. Saya ingin mengasih pelajaran ke ayahnya juga supaya jera dan tidak ringan tangan,” ungkap Nawati.

Sebelumnya diberitakan, kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Tangsel yang mendapat predikat Kota Layak Anak.

Kali ini, menimpa bocah berinisial W (15) mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh bapak kandung R dan E selaku ibu tiri korban.

Wahyudi selaku pihak keluarga korban, menerangkan kejadian kekerasan tersebut terjadi pada Senin (26/7/2021). Menurutnya, W yang kerap mendapat kekerasan dari bapak kandung dan ibu tiri sudah menebak akan mengalami kejadian serupa.

“Si W dipaksa masuk ternyata benar si W langsung di pukul berkali-kali dan lebih parahnya ibu tirinya si W ikut juga menjambak si W. Sampai luka memar di beberapa bagian wajah,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.