Kejari Kota Tangerang Kembangkan Kasus Pemotongan Dana Bansos di 13 Kecamatan

oleh -

Palapanews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang langsung merespon statement dari Menteri Sosial dan Walikota Tangerang terkait adanya temuan pemotongan dana dalam penyaluran bantuan sosial dari program keluarga harapan (PKH) yang ada di Kota Tangerang.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana menerangkan, pihaknya telah mendeteksi adanya pemotongan dana bantuan sosial diawal Juni 2021.

“Kami telah melakukan penyelidikan (masih berproses) dan sudah kami panggil beberapa pihak terkait adanya Penyaluran Bansos BPNT di salah satu wilayah di Kota Tangerang,” katanya.

Sampai saat ini, kata Wirajana, jajarannya terus melakukan pengembangan temuan tersebut hingga 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang. “Jika ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menyalahgunakan penyaluran bantuan tersebut baik dari Kemensos maupun dari Pemkot Tangerang, kami akan tindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya seraya menambahkan, sebab hal ini
telah mencederai kepercayaan dan upaya-upaya pemerintah dalam upaya menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

“Kami berkomitmen akan menindak tegas,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan Layanan Pengaduan Bansos dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat yang menemukan atau mengalami adanya tindakan pungutan liar pada penyaluran bansos atau BPNT.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menerangkan,Pemkot Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kota Tangerang serta Polres Metro Tangerang Kota telah berkoordinasi menindaklanjuti terkait keluhan masyarakat terkait bantuan sosial yang di pangkas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tindaklanjutnya, kami sudah membuat Hotline pengaduan bersama Kejaksaan dan juga Kepolisian untuk bisa langsung kita tindak,” terang Arief saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis, 29 Juli 2021.

“Laporan akan diteruskan kepada pihak kepolisian serta kejaksaan untuk bisa segera diinvestigasi dan dilakukan penindakan,” tambahnya.(ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.