Pilkada Tangsel: Ben Sindir Muhamad Soal Status ASN

oleh -
Ilustrasi. Foto: Dok

Palapanews.com- Bakal Calon (bacalon) Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) petahana Benyamin Davnie menyentil status Aparat Sipil Negara (ASN) yang masih melekat pada bacalon Walikota Muhamad. Ia mengimbau agar yang bersangkutan mematuhi ketentuan sebagai ASN.

Muhamad yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel maju pada Pilkada Tangsel 2020, bersanding dengan Rahayu Saraswati. Sementara Benyamin Davnie yang merupakan petahana, bakal ikut kontes bersama pasangannya, Pilar Saga.

“Ya enggak apa-apa, itu kan hak warga negara. Cuma saya berharap ketentuan-ketentuan Aparatur Sipil Negara, kepegawaian dipatuhi saja lah,” ucap Benyamin.

Bang Ben -sapaan Benyamin Davnie- menuturkan, mengikuti Pilkada tentunya akan berpengaruh dalam kinerja di pemerintahan. Maka dari itu, Bang Ben mengingatkan untuk ASN yang mengikuti Pilkada untuk cuti setelah mendaftarkan diri ke KPU pada September mendatang.

“Ya pasti akan sangat berpengaruh, karena kan kerja administrasi pemerintahan itu relatif sangat padat. Makanya itu diwajibkan untuk cuti. Makanya saya juga kan nanti setelah mendaftarkan diri saya akan cuti. Sudah ada hak cutinya,” paparnya.

“Tapi memang akan sangat berpengaruh jadi itu kenapa makanya ASN enggak boleh berpolitik, kalau mau berpolitik harus keluar dari ASN,” lanjut Ben.

Ia juga mengaku siap melawan anak buahnya sendiri di Pilkada Tangsel.

“Ya kalau enggak siap jangan ikut kontestasi, Insya Allah saya siap,” tutupnya.

Terpisah, Muhamad mengaku siap menghadapi atasannya di Pilkada Tangsel. Muhamad mengatakan, masih menaruh hormat dengan Benyamin Davnie dan Airin Rachmi Diany.

“Ya enggak masalah. Secara pribadi kan tetap saling menghormati, saling menghargai. Tapi kalau masalah demokrasi ya biarkan saja masyarakat yang menentukan. Secara pribadi ya kita enggak ada masalah, ya bersahabat, sebagai atasan tetap hormat. Secara kedinasan beliau memang atasan saya kan begitu. Pak Benyamin, Ibu Airin itu atasan saya, ya secara kedinasan kita wajib hormat,” tutur Muhamad.

Meski begitu, Muhamad menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat Tangsel untuk menentukan pilihannya pada Desember mendatang.

“Tapi dalam Pilkada, secara demokrasi, ya itu pilihan masyarakat kan begitu. Menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk memilih. Kan kita bicara demokrasi jadinya ya hak masyarakat nantinya akan memilih siapa,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments