Bangunan Bersejarah Pintu Hek di Area Industri Batuceper Jadi Perhatian Pemkot

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Kecamatan Batuceper meninjau bangunan bersejarah Pintu Hek yang berada di kawasan Kebon Besar, Selasa (21/4).

Bangunan tersebut merupakan peninggalan lama yang masih berdiri kokoh dan memiliki nilai sejarah. Lokasinya berada di dalam area salah satu industri, sementara bagian lainnya berada di tepi jalan yang kerap dilalui masyarakat.

Camat Batuceper Ghufron Falfeli mengatakan peninjauan dilakukan setelah adanya informasi mengenai keberadaan situs tersebut di wilayahnya.

“Di Kebon Besar terdapat situs peninggalan lama. Sebagian berada di dalam area industri dan sebagian lainnya berada di pinggir jalan,” kata Ghufron.

Ia menyatakan, kondisi bangunan yang berada di dalam area industri masih relatif utuh. Namun, lokasi tersebut berada di lahan milik pribadi sehingga akses dan penanganannya memiliki keterbatasan.

“Kami sudah melihat langsung kondisinya. Untuk yang berada di dalam kawasan industri, lokasinya berada di tanah pribadi,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah daerah belum dapat melakukan langkah lebih lanjut terhadap situs yang berada di lahan privat. Meski demikian, upaya pelestarian tetap akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar situs bersejarah di wilayah Batuceper dapat dilestarikan,” kata Ghufron.

Pintu Hek merupakan bangunan gerbang peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper. Bangunan ini dikenal sebagai Gerbang Leenhof’s Weergade yang pada masa lalu menjadi bagian dari kompleks hunian pejabat VOC pada abad ke-18. (ydh)