Tips Mengatasi Lidah Pahit dan Bau Mulut Saat Puasa

oleh -
Ilustrasi. Foto: Hellosehat

Palapanews.com- Tidak hanya rasa lapar dan haus, mulut pahit pun dapat menjadi kendala saat berpuasa. Rasa pahit ini sering kali juga disertai mulut kering dan bau mulut yang tidak sedap karena Anda tidak minum selama lebih dari 12 jam. Kabar baiknya, Anda dapat mengatasi mulut pahit saat puasa dengan beberapa cara sederhana.

Rasa pahit pada mulut saat berpuasa dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain dehidrasi serta kurangnya kebersihan mulut dan gigi. Meski tidak berdampak besar, mulut yang terasa pahit tentu bisa mengganggu kenyamanan beribadah puasa.

Berikut beberapa tips sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya:

1. Memperbanyak minum air putih

Dehidrasi adalah dalang utama dari rasa pahit dan bau mulut ketika berpuasa. Selama belasan jam, Anda tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Kelenjar ludah pun menjadi kering dan produksi air liur kian berkurang.

Lambat laun, jumlah oksigen dalam mulut ikut menurun sehingga memicu pertumbuhan bakteri anaerob. Bakteri-bakteri tersebut menghasilkan sulfur yang menjadikan mulut terasa pahit dan berbau tidak sedap.

Ini sebabnya Anda perlu minum lebih banyak untuk mengatasi mulut pahit saat puasa. Meski tidak bisa minum pada siang hari, Anda dapat menyiasatinya dengan minum tiga gelas air ketika berbuka puasa, dua gelas sebelum tidur, dan tiga gelas saat sahur.

2. Rajin menyikat gigi dan berkumur

Sisa makanan saat sahur dapat menempel pada celah gigi dan menjadi makanan bagi bakteri. Saat menguraikan sisa makanan, bakteri akan memproduksi asam yang bisa merusak permukaan gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

Tidak hanya itu, sisa makanan, bakteri, dan liur juga dapat menumpuk membentuk plak. Plak yang tidak dibersihkan bisa mengeras dan membentuk karang gigi. Karang gigi membuat gigi lebih sulit dibersihkan sehingga mulut mudah menjadi bau dan terasa pahit.

Oleh sebab itu, pastikan Anda menyikat gigi dua kali sehari. Sikatlah gigi Anda satu kali setelah sahur dan satu kali sebelum tidur, masing-masing selama dua menit. Kemudian, berkumurlah dengan obat kumur selama 30 detik untuk menjaga napas tetap segar.

3. Rajin membersihkan lidah

Selain celah-celah gigi, bakteri juga dapat menumpuk pada lidah. Membersihkan lidah dua kali sehari terbukti dapat mengatasi bakteri penyebab rasa pahit, pembentukan plak, bau mulut, dan masalah mulut lainnya saat puasa.

Ada dua cara membersihkan lidah, yakni dengan menggunakan pengeruk lidah (tongue scraper) atau dengan sikat gigi. Pengeruk lidah dapat membersihkan lidah dengan lebih efektif, tapi Anda tetap bisa menggunakan sikat gigi apabila alat ini tidak tersedia.

Bersihkan lidah Anda setiap selesai sahur dan berbuka puasa. Setelah itu, lanjutkan dengan berkumur. Pilihlah obat kumur dengan kandungan antibakteri untuk membasmi bakteri yang tidak tersentuh oleh alat pengeruk lidah ataupun sikat gigi.

4. Hindari makanan yang meningkatkan asam lambung

Rasa pahit pada mulut terkadang disebabkan oleh naiknya asam lambung. Kondisi ini bisa semakin parah ketika puasa karena perut kosong selama belasan jam. Saat perut kosong, asam lambung naik bisa dengan mudah menuju kerongkongan dan mulut.

Selain itu, makanan serta minuman tertentu juga dapat memicu naiknya asam lambung sehingga membuat mulut dan lidah terasa tidak enak. Guna mengatasi rasa pahit pada mulut saat puasa, selalu perhatikan apa yang Anda makan atau minum.

Batasi makanan pedas, makanan yang digoreng, serta makanan tinggi lemak. Buah memang bermanfaat, tapi hindari dulu buah-buahan asam yang bisa memicu naiknya asam lambung. Batasi pula kopi, teh, minuman bersoda, serta jus dari buah yang asam.

5. Berhenti merokok

Jika Anda adalah seorang perokok, Anda mungkin menyadari mulut Anda sering terasa pahit atau asam saat berpuasa. Ini disebabkan karena zat kimia pada rokok merusak sistem saraf lidah sehingga mengurangi kemampuan lidah dalam mengecap.

Senyawa beracun tersebut juga mengubah struktur papila, yakni bintil-bintil kecil pada lidah yang berfungsi dalam pengecapan. Dampaknya, Anda tidak dapat merasakan cita rasa makanan yang beraneka ragam. Lidah Anda kini lebih peka terhadap rasa pahit.

Anda bisa mengatasi rasa pahit pada mulut saat puasa dengan berhenti merokok sama sekali. Belum diketahui apakah hal ini dapat membuat fungsi pengecapan kembali normal, tapi setidaknya berhenti merokok akan membuat mulut terasa lebih segar.

Ada banyak cara mengatasi mulut pahit saat puasa, mulai dari memperbanyak minum, menjaga kebersihan gigi dan lidah, hingga mengawasi jenis makanan dalam menu sahur dan berbuka puasa.

Jika cara di atas tidak membuahkan hasil atau rasa pahit bertambah buruk, Anda pun bisa berkonsultasi dengan dokter. Rasa pahit pada mulut kadang menandakan kondisi medis tertentu. Pemeriksaan dapat membantu Anda menemukan jawabannya. (*)

Sumber: Hellosehat

Komentar Anda

comments