Masyarakat Tak Tertib, PSBB di Tangsel Kemungkinan Diperpanjang

oleh -
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Foto: Nad

Palapanews.com- Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) telah memasuki hari ke enam. Namun, terlihat masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan sarung tangan atau masker, serta masih berkendara motor yang berboncengan.

Bahkan, untuk jumlah Covid-19, melalui data dari Satuan Gugus Tugas per Rabu (22/4/2020) kemarin, disebutkan angka Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 913 kasus. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 353 kasus. Sementara jumlah positif sebanyak 84 kasus. Dan, jumlah kematian karena Covid-19 sebanyak 70 kasus.

Melihat itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, jika masih banyak yang tidak disiplin bukan tidak mungkin PSBB akan diperpanjang.

“Jadi PSBB kita harus terus ketatkan. Kalau lihat seperti ini, PSBB yang sementara berkahir pada 1 Mei, kemungkinan akan kita perpanjang PSBB-nya sampai dua minggu ke depan,” jelasnya, Kamis (23/4/2020).

Karena menurut Benyamin, ukuran disiplinnya atau outcome dari disiplin itu, adalah angka kasus Covid-19 menurun. Serta jumlah ODP dan PDP berkurang.

Perpanjangan PSBB itu telah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) nomor 13 tahun 2020 dan Keputusan Walikota (Kepwal) Nomor 338/Kep.121-Huk/2020.

“Tapi kalau meningkat terus, ya mohon maaf. Disiplin warganya yang masih kurang,” tutupnya. (nad)

Komentar Anda

comments