Bupati Tatu Lantik LPTQ Kabupaten Serang, Tujuan Utama Bukan Juara MTQ

oleh -
Ratu Tatu Chasanah bersama Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang. foto : ist
banner 300250

Palapanews.com – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang periode 2020-2024 resmi terbentuk. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik Pengurus LPTQ Kabupaten Serang Jumat (10/1/2020).

Dalam pesannya Bupati Serang menegaskan bahwa tujuan utama LPTQ bukan menjadikan juara Musabaqah Tilawatil Alquran (MTQ), tetapi mengkampanyekan pemahaman terhadap Al-Quran kepada masyarakat.

“Juara di setiap MTQ adalah bonus hasil kerja keras. Tapi yang lebih penting, masyarakat Kabupaten Serang bisa membaca Al-Qur’an secara baik dan benar, memahami kandungannya, kemudian mengamalkannya,” tegas Tatu usai pelantikan di Aula Tb Suwandi, Setda Kabupaten Serang.

Tatu juga meminta LPTQ agar lebih fokus pada kegiatan yang isinya mengajak masyarakat Kabupaten Serang bisa memahami, dan mengamalkan kandungan kitab suci Alquran. Dia meyakini, jika umat Islam mengamalkan isi kandungan Alquran, maka akan baik dalam menjalankan kehidupan di dunia.

“Jadi kita atau masyarakat muslim, harus mengimplementasikan secara utuh isi kandungan Al-Quran. Ini yang harus difokuskan jajaran pengurus LPTQ,” tandas Tatu lagi.

Tatu menambahkan, LPTQ juga harus intens melakukan komunikasi ke pondok pesantren (ponpes) untuk sama-sama mengkampanyekan pemahaman Alquran di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya melakukan pembinaan terhadap peserta MTQ asal Kabupaten Serang.

“Karena yang saya tahu ponpes masing-masing punya keahlian yang diajarkan secara spesifik, seperti fokus pada tafsir qur’an, kaligrafi, dan lainnya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi menyatakan siap menjalankan arahan Bupati Serang. Dia berjanji akan lebih fokus melakukan pembinaan dan kampanye pemahaman Al-Qur’an sampai ke tingkat desa. Terkait MTQ, Budi mengatakan, Kabupaten Serang punya sejarah memiliki qori putera daerah yang pada tahun 1970 sampai 1980-an, menjuarai tingkat internasional.

“Perencanaan dimulai melakukan pembinaan di tingkat kecamatan sampai desa. Insya Allah kalau pembinaan secara kontinyu, akan menghasilkan aset yang luar biasa,” pungkasnya. (rls/bd)

Komentar Anda

comments

banner 300250